Islandia Usir 21 Aktivis Anti-perburuan Paus

Kamis, 06 Agu 2026, 11:50 WIB

REYKJAVIK - Islandia memerintahkan pengusiran 21 aktivis anti-perburuan paus yang ditahan di Reykjavik sejak pekan lalu setelah kapal mereka disita saat mengejar kapal penangkap paus, kata polisi kepada AFP, Rabu (5/8).

Kapal Bandero, milik sebuah yayasan yang dipimpin oleh aktivis hak-hak hewan Paul Watson, digeledah oleh pihak berwenang Islandia di lepas pantai negara kepulauan itu setelah menghalangi operasi salah satu kapal penangkap paus terakhir Islandia, Hvalur 9.

Ket. Foto: Islandia adalah salah satu dari sedikit negara yang masih mengizinkan perburuan paus komersial. — Sumber: MT

"Seluruh awak kapal Bandero kini telah menerima pemberitahuan keputusan pengusiran dan larangan masuk kembali," kata juru bicara kepolisian Gunnar Runar Sveinbjornsson kepada AFP melalui email.

Salah seorang penumpang di kapal Bandero mengatakan kepada AFP bahwa para aktivis awalnya bermaksud menabrak kapal penangkap paus tersebut, tetapi mereka terlalu lambat, dan sebagai gantinya meluncurkan perahu karet untuk memasang jaring yang akan merusak baling-baling kapal penangkap paus. Upaya itu pun gagal.

Polisi Islandia menuduh para aktivis tersebut melakukan "dugaan pelanggaran hukum laut internasional dan membahayakan keamanan maritim", serta meminta mereka diusir dan dilarang masuk kembali ke Islandia.

Menurut daftar yang diberikan oleh Captain Paul Watson Foundation, penumpang di atas kapal Bandero termasuk warga Amerika, Brazil, Prancis, dan Spanyol.

Paul Watson tidak berada di dalam pesawat.

Para awak kapal sebelumnya dikurung di dalam kapal di pelabuhan Reykjavik, tetapi polisi mengatakan pada hari Rabu, mereka sekarang dapat meninggalkan kapal.

Yayasan tersebut mengatakan kapal mereka berada di perairan internasional ketika digeledah.

Yayasan menyebutkan penahanan awak kapalnya berlebihan dan mengecam penyitaan ponsel mereka.

Islandia adalah salah satu dari sedikit negara yang masih mengizinkan perburuan paus komersial -- Norwegia dan Jepang adalah dua negara yang masih melakukan praktik tersebut.

Pemerintah Islandia berencana memperkenalkan rancangan undang-undang pada musim gugur ini yang bertujuan untuk melarang praktik tersebut.

  • Perburuan Paus

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.