Terdata Desil 9, BPS Perbarui Data Warga Kulon Progo Timbul Jadi Desil 3

Sabtu, 29 Agu 2026, 09:28 WIB

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) memperbarui posisi desil milik Timbul, warga Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, setelah ditemukan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN-nya belum mencerminkan kondisi terkini.

Hasil pemutakhiran tersebut mengubah posisi desil Timbul menjadi desil 3, setelah sebelumnya sempat tercatat berubah dari desil 1 menjadi desil 9.

Ket. Foto: Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) melakukan proses perekaman saat monitoring dan evaluasi bantuan sosial kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Gampong Belakang, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Jumat (7/8/2026). — Sumber: Antara

Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, dalam keterangan resmi yang terkonfirmasi di Jakarta, Jumat menjelaskan pemutakhiran data dilakukan untuk mendukung kebutuhan pendaftaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) bagi anak Timbul.

"Kasus Bapak Timbul merupakan bagian dari mekanisme pemutakhiran data untuk mendukung kebutuhan pengajuan KIP-K bagi anaknya. Mekanisme ini memungkinkan hasil pemutakhiran desil dapat diketahui dalam waktu sekitar dua minggu, berbeda dengan pemutakhiran desil secara umum yang mengikuti siklus pemutakhiran DTSEN. Setelah data Bapak Timbul diperbarui dan diproses sesuai mekanisme yang berlaku, posisinya saat ini berada pada desil 3," jelas Amalia.

BPS Provinsi DI Yogyakarta bersama BPS Kabupaten Kulon Progo melakukan pengecekan langsung ke kediaman Timbul menyusul perhatian publik terhadap perubahan posisi desil dalam DTSEN.

Dari hasil verifikasi lapangan, BPS menemukan bahwa data yang tercatat sebelumnya belum menggambarkan kondisi terbaru. Selain itu, Timbul diketahui belum pernah melakukan pemutakhiran data secara mandiri melalui kanal yang telah disediakan.

Menindaklanjuti temuan tersebut, BPS mendampingi Timbul melakukan pemutakhiran data melalui kanal Cek DTSEN. Informasi terbaru tersebut kemudian digunakan dalam proses pembaruan DTSEN.

Amalia menambahkan keterlibatan aktif masyarakat dalam memperbarui data secara mandiri menjadi bagian penting untuk memastikan DTSEN sebagai basis data pembangunan tetap valid dan akurat.

Sebelumnya, BPS menjelaskan bahwa pembaruan DTSEN memanfaatkan berbagai sumber data, mulai dari data administrasi, hasil sensus dan survei, hasil pemutakhiran data, hingga sumber data dari instansi pusat maupun daerah.

Pembaruan juga didukung melalui pengecekan lapangan oleh kementerian dan lembaga, pemutakhiran oleh pemerintah daerah, serta pemutakhiran mandiri oleh masyarakat melalui kanal yang telah disediakan.

DTSEN dibangun melalui integrasi tiga sumber data utama, yakni Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), dan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).

Basis data tersebut kemudian diperkaya dengan data administratif lain, seperti BPJS Kesehatan dan PT PLN, serta disinkronkan dengan data kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

BPS menyebutkan pemutakhiran DTSEN dilakukan setiap triwulan. Hingga saat ini, proses tersebut telah menghasilkan DTSEN versi 3 Tahun 2026 yang mencakup sekitar 290,13 juta data individu atau 95,98 juta data keluarga.

  • Desil Bansos

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Terdata Desil 9, BPS Perbarui Data Warga Kulon Progo Timbul Jadi Desil 3

Komit Lestarikan Lingkungan, PT Angkasa Pura Tanam 14.000 Mangrove di Kubu Raya

Peter Cullen, Pengisi Suara Optimus Prime Meninggal Dunia di Usia 85 Tahun

Jumlah Korban Tewas Akibat Banjir Bandang di Perbatasan Nepal-Tiongkok Terus Bertambah

Sudin Kesehatan Kepulauan Seribu Perkuat Tracing TB melalui Program CKG

Tiongkok Ingatkan Risiko Bencana Longsor Lanjutan di Perbatasan Nepal

Mulai Hari Ini, Draf PPHN Bisa Diakses Publik di Laman Resmi MPR RI

Rekomendasi Acara Akhir Pekan di Jakarta: Ada Pertunjukan Tari Balet di TIM hingga Pameran Wastra Nusantara di Museum Tekstil

Jaga Stabilitas Harga, Perum Bulog Sumut Siap Salurkan Beras SPHP dan Minyakita

Pemprov Sumut Terus Antisipasi Lonjakan Harga Daging Ayam Ras Tembus Rp50.000/Kg

Pameran Antropologi dan Fotografi Malangan Hadir di Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta, Catat Tanggalnya!

Pergelangan Kaki Bermasalah, Carlos Baleba Harus Absen Tiga Pekan

Tayang 1 Oktober, Film "Lobang Buaya" Garapan Hanung Bramantyo Berlatar Peristiwa Kelam Tahun 1965

Pemkab Kulon Progo Bersama UST Sediakan 300 Beasiswa dan Pendampingan UMKM

Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, Pemkab Sleman Perbaiki PJU Jalan Godean

Penyidik KPK Dalami Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa Disdik Kabupaten Bogor

BMKG Prakirakan Potensi Hujan Ringan hingga Cuaca Berawan pada Sabtu

Pelajar Kalsel Diedukasi soal Hukum, Bullying, Narkoba hingga Kekerasan Seksual.

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Masuk Sepuluh Besar Terburuk di Dunia pada Sabtu Pagi

Persiapan Pemadaman Karhutla Jambi, Danrem Nyamin Cek Kesiapan Posko Udara.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.