Nyaris Tanpa Molor, Whoosh Bukukan Ketepatan Waktu 99,4 Persen
Rabu, 12 Agu 2026, 15:59 WIBBANDUNG â Ketepatan waktu keberangkatan Whoosh yang nyaris 100 persen menunjukkan keunggulan utama kereta cepat bukan hanya pada kecepatan, tetapi juga reliabilitas layanan.
Konsistensi jadwal membuat perjalanan lebih mudah diprediksi, meningkatkan kepercayaan penumpang, sekaligus memperkuat daya saing transportasi kereta dibanding moda lain yang lebih rentan terhadap kemacetan dan gangguan perjalanan. Capaian ketepatan waktu ini sebelumnya tercatat mencapai 99,9 persen pada periode awal operasional.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta cepat Whoosh mencapai 99,4 persen sepanjang semester I 2026 dari total 10.640 perjalanan.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan capaian tersebut menunjukkan keandalan operasional Whoosh dalam memberikan kepastian perjalanan bagi pelanggan.
âKetepatan waktu memberikan kepastian bagi pelanggan dalam merencanakan perjalanan dan aktivitasnya. Capaian ini merupakan hasil dari kesiapan serta sinergi seluruh unsur operasional dalam memastikan perjalanan Whoosh dapat berjalan sesuai jadwal dengan tetap menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama,â ujar Eva di Bandung, Rabu (12/8).
Dari total 10.640 perjalanan yang dioperasikan selama Semester I 2026, sebanyak 10.574 perjalanan tercatat berangkat sesuai jadwal.
Menurut Eva, ketepatan waktu menjadi salah satu keunggulan utama layanan Whoosh yang terus dijaga karena berkaitan langsung dengan kepastian perjalanan masyarakat.
Ia mengatakan kehadiran kereta cepat memberikan perubahan terhadap pola mobilitas masyarakat sekaligus menjadi salah satu tolok ukur baru dalam ketepatan waktu transportasi di Indonesia.
âKetepatan waktu memberikan kepastian bagi pelanggan dalam merencanakan perjalanan dan aktivitasnya,â katanya.
Eva mengatakan ketepatan waktu perjalanan Whoosh didukung sistem operasi kereta cepat yang terintegrasi, mulai dari pengaturan perjalanan, sistem persinyalan, jaringan listrik aliran atas, hingga kesiapan sarana dan prasarana.
âUntuk mempertahankan keandalan operasional, KCIC melakukan pemeriksaan dan perawatan sarana serta prasarana secara rutin dan terjadwal,â katanya.
Ia menjelaskan pemeriksaan meliputi rangkaian kereta Whoosh, jalur kereta cepat, sistem persinyalan, jaringan listrik aliran atas, serta berbagai perangkat pendukung operasional lainnya.
âKesiapan seluruh sistem menjadi bagian penting dalam menjaga konsistensi ketepatan waktu sekaligus memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan,â ujar Eva.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Piala Dunia: Tersingkir di Babak 16 Besar, Roberto Martinez Mengundurkan Diri sebagai Pelatih Portugal
-
Hasil Playoff IBL 2026: Dewa United Banten Kalahkan Tangerang Hawks Basketball 85-66
-
BW Express Jakarta Sukses Gelar Corporate Gathering 2026, Perkuat Sinergi Mitra Bisnis
-
Dorong Diversifikasi Pangan, Warga Lebak Diajak Coba Pangan Lokal Pengganti Beras
-
Antisipasi Kekeringan, Sumedang Siapkan Puluhan Titik Irigasi Baru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.