Topan Dolphin Menghantam Tiongkok Timur, Lebih dari 1 Juta Orang Dievakuasi

Senin, 10 Agu 2026, 15:22 WIB

JAKARTA - Topan Dolphin menghantam wilayah Tiongkok timur, lebih dari 1,5 juta orang telah dievakuasi, Senin (10/8).  Hujan lebat dan angin kencang mengganggu penerbangan, kereta api, dan transportasi maritim. 

Anadolu menyebutkan, sekitar 900.000 penduduk direlokasi di Wenzhou, sementara sekitar 390.000 dievakuasi di Taizhou di provinsi Zhejiang bagian timur sebelumnya.

Ket. Foto: Warga Shanghai berjalan menembus jalanan yang tergenang banjir. — Sumber: BBC

Menurut China Daily, Senin, lebih dari 215.000 orang lainnya dipindahkan dari daerah rawan di Shanghai.

Lebih dari 1.000 penerbangan dibatalkan di Shanghai  pada hari Senin, karena badai mengganggu operasional di bandara Internasional Pudong dan Hongqiao.

Dolphin, topan ke-13 tahun ini dan yang terkuat yang melanda Tiongkok tahun ini, awalnya membawa angin maksimum sekitar 150 kilometer (93 mil) per jam ketika mendarat di Yuhuan, Zhejiang.

Badai itu kembali mendarat di Wenzhou sekitar satu jam kemudian sebelum melemah menjadi badai tropis.

Hujan lebat terus berlanjut di wilayah timur Tiongkok pada hari Senin, dan pihak berwenang memperingatkan akan terjadinya banjir dan tanah longsor seiring sistem cuaca tersebut bergerak ke arah utara.

Sebagian wilayah Zhejiang diperkirakan akan menerima curah hujan antara 250 hingga 500 milimeter (sekitar 10-20 inci) dalam beberapa hari mendatang.

Shanghai menangguhkan empat jalur metro, membatasi layanan di beberapa jalur lainnya, dan menutup Jembatan Donghai serta puluhan terowongan bawah tanah yang tergenang banjir.

Di Taizhou, 3.815 kapal nelayan berlindung, sementara seluruh 18 rute feri penumpang dihentikan.

Pihak berwenang belum melaporkan adanya korban jiwa, meskipun seorang bocah berusia 9 tahun dilaporkan hilang di Zhejiang setelah tersapu ke laut.

  • Topan Dolphin

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.