Tanjung Lesung Didorong Jadi Andalan Wisata Bahari di Pandeglang dengan Kembangkan Sport Fishing
Senin, 10 Agu 2026, 07:33 WIBBANTEN - Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung mendorong pengembangan sport fishing sebagai daya tarik wisata bahari untuk memperkuat posisi wisata di Kabupaten Pandeglang, Banten.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang Budi Suhardiman Januardi, Senin (10/8), mengatakan potensi wisata bahari di daerahnya perlu dioptimalkan melalui berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan sektor pariwisata.
"Kabupaten Pandeglang memiliki garis pantai sepanjang 307 kilometer, yang merupakan salah satu yang terpanjang di Provinsi Banten. Potensi ini harus bisa dimanfaatkan secara optimal melalui berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan sektor pariwisata," kata Budi.
Pengembangan sport fishing menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan melalui penyelenggaraan kompetisi memancing sekaligus mempertemukan komunitas pemancing dari berbagai daerah dengan potensi wisata pesisir Tanjung Lesung.
Pada Tuna Game Fishing Competition 2026, sebanyak 299 pemancing yang tergabung dalam 74 tim dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kompetisi yang berlangsung di perairan Selat Sunda.
Kegiatan tersebut menjadi agenda sport tourism yang memadukan kompetisi memancing, promosi wisata bahari, dan kepedulian terhadap kelestarian sumber daya laut.
Budi berharap semakin banyak kegiatan dapat diselenggarakan di Tanjung Lesung untuk memperkuat daya tarik kawasan tersebut, terlebih dengan semakin mudahnya akses menuju destinasi wisata itu.
"Kami berharap semakin banyak event bisa diselenggarakan di Tanjung Lesung. Apalagi, dengan segera beroperasinya jalan tol, akses menuju kawasan ini akan semakin mudah, sehingga diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara," ujarnya.
Chief Operating Officer Tanjung Lesung Ivonne Anggraini mengatakan penyelenggaraan Tuna Game Fishing Competition 2026 merupakan yang kedua setelah sebelumnya digelar pada 2023.
Pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat kembali digelar dengan skala yang lebih besar.
"Semoga ke depan event ini bisa kembali digelar dengan skala yang lebih besar. Tentunya, masukan-masukan dari penyelenggaraan tahun ini bakal menjadi pembelajaran agar jackpot pada event selanjutnya bisa lebih besar lagi," kata Ivonne.
Director Tanjung Lesung sekaligus Ketua Penyelenggara Tuna Game Fishing Competition Kunto Wijoyo mengatakan kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkenalkan Tanjung Lesung sebagai destinasi wisata bagi komunitas olahraga memancing di Indonesia.
"Event ini juga bertujuan menjadi ruang bagi berbagai komunitas mancing untuk menyalurkan hobi mereka. Harapannya, Tanjung Lesung bisa menjadi pilihan bagi para komunitas ketika ingin memancing ikan-ikan besar, sekaligus menikmati keindahan wisata bahari yang ada di sini," tambah Kunto.
Tokoh muda Pandeglang Selatan Ade Asnawi mengatakan pengembangan sport fishing di Tanjung Lesung diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan populasi ikan, kunjungan wisatawan, dan keterlibatan masyarakat setempat.
Ia berharap kolaborasi berkelanjutan antara berbagai pemangku kepentingan dapat menarik lebih banyak wisatawan sekaligus meningkatkan daya tarik Tanjung Lesung sebagai destinasi sport fishing dan wisata pesisir di tingkat nasional maupun internasional.
- Wisata Bahari
- Pandeglang
- Tanjung Lesung
- Sport Fishing
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Preview Swiss Vs Aljazair: Waspadai Kejutan Kuda Hitam Afrika, Xhaka Cs Siap Libas Les Fennecs
-
Film Prekuel “Rambo” akan Dirilis 2027
-
Ghana Bisa Jadi Batu Sandungan Inggris
-
Daewoong dan IAI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Tingkatkan Kompetensi Apoteker Indonesia
-
Pertama di RI! KKP Garap "Penataan Laut ala Warga" di Pantai Sanur Bali
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.