Cegah Jatuh Korban, Agen Travel Diminta Prioritaskan Keselamatan Wisatawan yang Gunakan Transportasi Laut

Minggu, 09 Agu 2026, 01:35 WIB

TANJUNGPINANG - Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meminta pihak travel agent, tour guide hingga penambang pompong atau kapal kayu untuk memprioritaskan keselamatan wisatawan yang bepergian menggunakan transportasi laut.

Permintaan itu disampaikan menyusul insiden pompong terbalik yang mengangkut sejumlah penumpang di perairan sekitar Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Selasa (4/8), sehingga perlu menjadi evaluasi terhadap aspek keselamatan transportasi laut, khususnya bagi wisatawan.

Ket. Foto: Aktivitas pompong atau kapal kayu bersama feri dan Pelni melintasi perairan Tanjungpinang, Kepulauan Riau. — Sumber: Antara foto

"Kita imbau semua pihak terkait tertib dalam menaikkan dan menurunkan wisatawan di lokasi resmi yang telah ditetapkan pemerintah," kata Kepala Dispar Kepri Hasan di Tanjungpinang, Sabtu.

Hasan juga meminta travel agent dan tour guide betul-betul memastikan wisatawan menggunakan titik keberangkatan yang semestinya, serta tidak menaikkan penumpang dari lokasi yang tidak diperuntukkan bagi aktivitas tersebut.

Ia menegaskan kepatuhan terhadap ketentuan keselamatan wisatawan bukan hanya berkaitan dengan keamanan perjalanan, tetapi juga menyangkut kenyamanan wisatawan dan citra pariwisata Kepri.

"Travel agent, tour guide, dan penambang pompong harus lebih disiplin dalam mengatur perjalanan wisatawan melalui jalur laut," ujarnya.

Hasan menyebut pemerintah daerah telah menetapkan dua titik keberangkatan resmi untuk mengangkut wisatawan yang bepergian menggunakan pompong sebagai moda transportasi utama di perairan Tanjungpinang.

Kedua titik dimaksud, yaitu Pelantar Kuning yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik tradisional keberangkatan pompong menuju Pulau Penyengat, sebuah kawasan wisata bersejarah di Tanjungpinang.

Kemudian, Pelantar II Kuala Riau yang menghubungkan Pelantar I dan Pelantar II. Kawasan ini disiapkan pemerintah untuk aktivitas sandar serta perpindahan penambang pompong.

Dia mengatakan insiden pompong tenggelam di perairan Tanjungpinang menjadi pengingat pentingnya koordinasi antara pelaku usaha perjalanan wisata, pemandu wisata, operator pompong, dan pihak terkait dalam memastikan prosedur keselamatan penumpang dipatuhi.

"Ketertiban penggunaan titik keberangkatan dan penurunan penumpang sangat penting untuk mendukung pengawasan aktivitas transportasi laut, khususnya yang melayani wisatawan dan masyarakat di Tanjungpinang," tutur Hasan.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

Berita Terbaru

Festival Egrang Jember Bukan Sekadar Permainan, Menteri PPPA Ungkap Pesan Penting soal Ruang Aman Anak

Merespons Keluhan Wisatawan, Pemkab Sukabumi Terapkan Program Parkir "Someah" di Kawasan Wisata

Manajer Chelsea Alonso Sebut Marco Palestra Cepat Beradaptasi Jadi Pemain Serbaguna

Pelatih Ruben Amorim Sebut Permainan AC Milan Sedang Dalam Perubahan Total

Cegah Jatuh Korban, Agen Travel Diminta Prioritaskan Keselamatan Wisatawan yang Gunakan Transportasi Laut

Judi Online Rp2,5 Triliun Mengalir di Jabar, Dedi Mulyadi Dorong LPM Perkuat Ekonomi Desa

Meningkat Signifikan, BEI Catat Investor Saham Tumbuh 16,83 Persen Capai 10,05 Juta SID

Gawat Kobaran Api Terus Menjalar, Karhutla di Gunung Bromo Semakin Meluas Akibat Angin Kencang

Perkuat Riset, Universitas Katolik Fajar Timur Papua Diharapkan Jadi Pusat Pengembangan Inovasi

Terus Semangat, Pelatih Timnas John Herdman Janji Benahi Skuad Garuda Seusai Piala AFF

Aksi Keji Disertai Asusila, Polisi Ungkap Motif Lima Tersangka Penyekapan Karyawan di Tangerang

Bromo Ditutup Total: Kebakaran Meluas, Seluruh Akses Wisata Resmi Dihentikan

Wisatawan Diminta Berhati-hati, Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Empat Kali

Mengagetkan, Kenapa Empat Produsen Mobil Ini Tarik 512.000 Lebih Kendaraan di Korea Selatan

Perkuat Kemandirian Pangan, Distan Lebak Ajak Warga untuk Manfaatkan Lahan Tidur

Dedi Mulyadi Bikin Aturan Baru, Knalpot Brong Diganti Gratis di Pos Polisi bagi Pengendara Kurang Mampu

Gaet Wisatawan Mancanegara, Festival Budaya Lembah Baliem Jadi Ajang Promosi Budaya Papua Pegunungan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.