Dihajar Kamboja, Tim Bola Voli Indonesia Gagal Juara SEA V Cup 2026 Leg Pertama

Senin, 20 Jul 2026, 07:38 WIB

JAKARTA – Tim bola voli putra Indonesia gagal membawa pulang gelar juara SEA V Cup 2026 leg pertama setelah menyerah 2-3 dari Kamboja pada partai final di Candon City Arena, Filipina, Minggu (19/7). Indonesia kalah dengan skor 23-25, 26-28, 25-23, 25-22, dan 11-15.

Kekalahan tersebut terasa menyakitkan karena Indonesia sebelumnya berhasil mengalahkan Kamboja dengan skor telak 3-0 pada fase grup. Namun, situasi berubah drastis di laga puncak setelah Kamboja datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menyingkirkan Thailand pada babak semifinal.

Ket. Foto: Timnas voli putra Indonesia. — Sumber: PBVSI

Sejak set pertama dimulai, Kamboja langsung mengambil inisiatif permainan. Serangan demi serangan yang dibangun Indonesia berkali-kali berhasil diredam sehingga lawan sempat menciptakan selisih hingga tujuh poin.

Indonesia sempat bangkit menjelang akhir set pertama dengan memangkas jarak angka. Akan tetapi, Kamboja tetap mampu mempertahankan keunggulan dan menutup set pembuka dengan kemenangan 25-23.

Persaingan pada set kedua berlangsung semakin sengit. Kedua tim silih berganti memimpin perolehan angka, tetapi Kamboja kembali tampil lebih efektif pada poin-poin krusial untuk merebut set kedua dengan skor 28-26.

Dalam kondisi tertinggal dua set, Indonesia menunjukkan respons positif. Tim asuhan Reidal Toiran mampu merebut set ketiga dengan skor 25-23 setelah tampil lebih tenang pada momen penentuan. Momentum tersebut berlanjut pada set keempat ketika Indonesia memaksa pertandingan berlanjut ke set kelima lewat kemenangan 25-22.

Namun, pada set penentuan, Kamboja kembali memperlihatkan permainan terbaiknya. Mereka langsung membuka keunggulan sejak awal dan mampu menjaga jarak hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 15-11 sekaligus memastikan gelar juara SEA V Cup 2026 leg pertama.

Asisten pelatih timnas Indonesia, Nur Widayanto, mengakui kemenangan atas Thailand pada semifinal membuat mental para pemain Kamboja meningkat drastis saat menghadapi Indonesia di partai final.

"Mental Kamboja sedang naik setelah kemenangan melawan Thailand. PR tim kami adalah start pertandingan yang kurang bagus sehingga mental mereka semakin meningkat," ujar Nur Widayanto.

Menurut Nur, Indonesia juga masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, terutama dalam penyelesaian serangan dan penerimaan bola pertama yang belum maksimal.

"Selain ada masalah di serangan, penerimaan bola pertama juga kurang baik dan serangan kami tidak cukup membunuh lawan," katanya.

Ia juga menyoroti kelemahan pertahanan Indonesia dalam mengantisipasi pola serangan Kamboja yang sebenarnya cukup mudah dibaca.

"Serangan mereka sebenarnya monoton ke arah outside hitter di posisi empat. Namun, blocker kami masih kurang sabar menunggu dan kurang rapat sehingga serangan mereka tetap bisa tembus," tutur Nur.

Kamboja menjadi kejutan terbesar pada SEA V Cup 2026 leg pertama. Setelah secara mengejutkan menumbangkan Thailand 3-1 di semifinal, mereka kembali membuat kejutan dengan mengalahkan Indonesia yang datang ke turnamen sebagai juara AVC Cup 2026.

Sementara itu, Thailand menutup turnamen di posisi ketiga setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 3-1 pada laga perebutan tempat ketiga. Thailand menang dengan skor set 23-25, 30-28, 25-20, dan 28-26.

SEA V Cup 2026 masih akan berlanjut ke leg kedua yang berlangsung di Indonesia pada 22-26 Juli 2026. Indonesia akan berusaha bangkit untuk membalas kekalahan sekaligus menjaga peluang mempertahankan gelar juara.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

IBMA Resmi Dibentuk, Pegadaian Perkuat Ekosistem Bank Emas Berstandar Global

Gawat, Banten Bakal Diaduk-aduk, Ada 160 Perusahaan Tambang Siap Beraksi

Mercedes-Benz Menabrak Truk Kontainer di Tol Jagorawi, Dua Orang Tewas Terbakar

Kabut Asap Kebakaran Hutan di Kalbar Kembali Pekat, Orang Tua Murid Berharap Sekolah Diliburkan

Pengedar Narkoba Makin Lihai, Dua Pemuda di Depok Ditangkap, Jual Tembakau Sintetis di Medsos

AI Gerus 268 Ribu Kerja Anak Muda Korsel, CORE: RI Wajib Antisipasi Sekarang

Kemenpar Rilis Infografis Statistik 10 Destinasi Pariwisata Prioritas

Biaya Logistik RI 14,29% PDB, Pakar Soroti 3 Penyebab Biaya Tinggi

Hina Hari Nyepi, Turis Asal Swiss Divonis Setahun Penjara

Gibran Gandeng Mahasiswa UI Pulihkan Trauma Anak-anak Korban Gempa NTT

Pontianak Alami Kepekatan Kabut Asap Super Ekstrem, Orangtua Tak Rela Anaknya Sekolah, Minta PJJ

Tingkatkan Keselamatan Wisatawan, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pemandu Wisata Gunung di NTB

Mobil Listrik Omoda 4 Resmi Hadir di Indonesia, Cek Fitur dan Harganya!

Subsidi Motor Listrik Bergulir Lagi September, Mau Beli Motor Listrik Subsidi Rp5 Juta? Lirik Merek-merek Berikut

Rupiah Dibayangi Kebuntuan Selat Hormuz

Bantu Korban Gempa NTT, BNPB Terima 34,38 Ton Bantuan Logistik dari TNI AU dan Jakarta

AS Siapkan Sanksi Ekonomi Terberat dalam Sejarah untuk Iran

Kemenhub Perkuat Langkah Strategis Pengelolaan Keuangan 2026

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed dan Dua Wakilnya Ditangkap terkait Penerimaan Mahasiswa Baru

Banjir Merendam Thailand Utara, Dua Orang Tewas, Ribuan Penduduk Dievakuasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.