Call Center 1500813 Dishub DKI Rilis: Derek Gratis & Bantuan 24 Jam

Minggu, 09 Agu 2026, 11:30 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meluncurkan Call Center Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta 1500813 di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (9/8). Layanan tersebut beroperasi selama 24 jam dan menjadi kanal terpadu bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan transportasi maupun penanganan kondisi darurat di jalan.

Call Center 1500813 menyediakan lima jenis layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Layanan tersebut meliputi derek kendaraan gratis, pemanduan kondisi darurat, pemanduan kendaraan jenazah, pengaduan sarana dan prasarana lalu lintas, serta penanganan musibah di jalan.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meluncurkan Call Center Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta 1500813 di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (9/8). Layanan tersebut beroperasi selama 24 jam dan menjadi kanal terpadu bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan transportasi maupun penanganan kondisi darurat di jalan. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

“Layanan ini didukung 52 petugas yang siaga 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, dengan target waktu respons maksimal 15 menit. Jadi, Call Center 1500813 sejak diluncurkan ini sudah berjalan dengan normal,” kata Pramono.

Pramono memastikan layanan tersebut tetap dapat beroperasi meskipun kebakaran Gedung Dinas Teknis pada Jumat (7/8) berdampak terhadap lantai 16 yang menjadi lokasi Unit Pengendali Lampu Lalu Lintas Dishub. Untuk menjaga keberlangsungan pelayanan, petugas Call Center sementara direlokasi ke Pusdatin Perhubungan di MT Haryono sebagai lokasi cadangan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan Call Center 1500813 juga telah dilengkapi beberapa saluran untuk mengantisipasi antrean ketika masyarakat melakukan panggilan. Dengan dukungan tersebut, petugas diharapkan dapat menerima laporan dan memberikan respons secara cepat sesuai kondisi di lapangan.

“Kami menyediakan beberapa line, ada empat line di sana. Durasi sampai petugas datang adalah 15 menit, sesuai kondisi lalu lintas dan situasi di lapangan,” kata Budi.

Selain Call Center 1500813, Pemprov DKI Jakarta dalam kesempatan yang sama meluncurkan layanan Transjakarta rute khusus Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Ancol atau 51ST. Rute sepanjang 34,9 kilometer tersebut menghubungkan Bundaran Senayan dengan Bundaran Symphony of The Sea, Ancol, dengan melewati 18 titik perhentian.

Layanan tersebut menggunakan tujuh bus listrik dan memiliki waktu tunggu sekitar 15–20 menit. Bus beroperasi setiap Minggu mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB, dengan tarif khusus Rp1 saat peluncuran dan akan kembali menjadi Rp3.500 pada pelaksanaan HBKB berikutnya.

Rute 51ST dirancang untuk menghubungkan dua kawasan HBKB, yakni kawasan Sudirman–Thamrin dan Ancol. Kehadiran rute tersebut diharapkan memperluas pilihan mobilitas warga sekaligus mendorong masyarakat menggunakan transportasi publik ketika beraktivitas pada akhir pekan.

“Konektivitas di Jakarta sekarang sudah jauh lebih baik. Kami ingin memberikan kemudahan bagi warga Jakarta untuk menikmati transportasi umum dengan aman dan nyaman. Ini menjadi satu pengalaman mobilitas bagi warga,” ujar Pramono.

Pemprov DKI Jakarta juga meluncurkan program Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan (Pelopor KITA) Jakarta sebagai upaya memperkuat budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas. Program tersebut terdiri atas empat pilar, yaitu Pelajar Pelopor, OJOL Pelopor Jakarta, Awak Angkutan Umum Teladan, dan Kategori Khusus.

Menurut Pramono, ketiga program yang diluncurkan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas transportasi dan keselamatan masyarakat. Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk mendukung visi Jakarta sebagai Kota Global sesuai dengan RPJMD Provinsi DKI Jakarta 2025–2029 dan Jakarta RISE #20.

“Konektivitas, layanan darurat, serta budaya keselamatan merupakan bagian penting dalam membangun sistem transportasi yang semakin terintegrasi. Ketiga program ini merupakan bagian dari komitmen kami mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global, sejalan dengan RPJMD Provinsi DKI Jakarta 2025–2029 dan Jakarta RISE #20,” terang Pramono.

Budi menambahkan, program Pelopor KITA Jakarta mendapat respons dari masyarakat dengan jumlah pendaftar yang cukup tinggi. Hingga saat ini, sebanyak 726 peserta telah mendaftarkan diri untuk mengikuti proses seleksi program tersebut.

Program Pelopor KITA Jakarta selanjutnya diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun sistem transportasi yang semakin aman dan tertib. Melalui berbagai program tersebut, Pemprov DKI Jakarta berupaya menghadirkan layanan transportasi yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga cepat dalam memberikan bantuan serta mengutamakan keselamatan pengguna jalan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.