Alcaraz Bawa Tim Eropa Unggul 3-1 atas Tim Dunia di Laver Cup

Minggu, 27 Sep 2026, 00:15 WIB

LONDON – Tim Eropa mengawali langkah di Laver Cup 2026 dengan keunggulan 3-1 atas juara bertahan Tim Dunia. Carlos Alcaraz dan Jakub Mensik menutup hari pertama dengan kemenangan dua set langsung atas Alexander Bublik dan Taylor Fritz di The O2, Sabtu (26/9).

Alcaraz, petenis nomor tiga dunia, tampil pada turnamen keduanya setelah US Open menyusul masa pemulihan cedera selama empat bulan. Berpasangan dengan Mensik, petenis Spanyol itu mengalahkan Bublik dan Fritz 6-4, 6-4.

Ket. Foto: Carlos Alcaraz. — Sumber: ATP

Alcaraz dan Mensik, yang juga pernah berduet pada Laver Cup tahun lalu di San Francisco, harus menghadapi tiga break point pada awal pertandingan. Namun, keduanya mampu bertahan sebelum Alcaraz mulai menemukan ritmenya.

Sebuah pukulan overhead keras dari Alcaraz membawa Tim Eropa mendapatkan break pertama. Mereka kembali mematahkan servis lawan pada awal set kedua dan mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.

Mensik kemudian mendapat kesempatan melakukan servis untuk menutup laga. Alcaraz memastikan kemenangan melalui permainan agresif di depan net.

"Saya hanya berusaha bersenang-senang di setiap tempat yang saya datangi dan di setiap lapangan yang saya mainkan," kata Alcaraz.

"Saya biasanya tidak bermain ganda. Saya hanya berusaha menikmatinya dan menjadi lebih baik dalam berbagai hal. Saya menggunakan pertandingan ganda untuk meningkatkan permainan tenis saya dan melakukan beberapa penyesuaian. Memiliki pasangan seperti Jakub membuat sangat mudah untuk bersenang-senang di lapangan."

Kemenangan tersebut membuat Tim Eropa mengamankan tiga poin dari empat pertandingan pada hari pertama.

Casper Ruud menjadi pembuka kemenangan Eropa setelah petenis Norwegia itu mengalahkan Francisco Cerundolo melalui pertarungan ketat, 6-7(4), 6-4, 10-8.

Tim Dunia kemudian menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Brandon Nakashima. Petenis Amerika Serikat itu mengalahkan Mensik 6-1, 3-6, 10-7.

Namun, Rafael Jodar kembali membawa Tim Eropa unggul. Dalam debutnya di Laver Cup, petenis Spanyol tersebut tampil meyakinkan untuk menundukkan Bublik 6-2, 6-3.

Jodar mendapat perhatian khusus karena penampilannya disaksikan langsung dari tribun oleh dua legenda tenis, Roger Federer dan John McEnroe.

"Sebuah kehormatan mereka berada di tribun dan menyaksikan saya," kata Jodar. "Sangat menyenangkan melihat mereka menonton pertandingan seperti ini."

Ruud dan Cerundolo mengawali persaingan hari pertama dengan duel sengit. Tidak ada satu pun pemain yang mampu mematahkan servis lawan hingga pertandingan memasuki tiebreak.

Cerundolo akhirnya merebut set pertama 7-4 dalam tiebreak.

Ruud merespons dengan mendapatkan break untuk unggul 5-4 pada set kedua. Petenis Norwegia itu kemudian mengamankan set tersebut dan memaksakan match tiebreak.

Pada fase penentuan, kedua pemain saling berbalas angka hingga kedudukan 8-8. Ruud kemudian mampu menjaga ketenangan untuk mengamankan dua poin berikutnya sekaligus merebut kemenangan.

"Saya harus berterima kasih kepada tim dan rekan-rekan di bangku pemain. Mereka terus mendorong saya hingga akhir. Mereka membuat saya tetap berada dalam pertandingan. Tim Eropa bisa membangun momentum dari kemenangan ini," ujar Ruud.

Nakashima kemudian tampil tenang dalam debutnya di Laver Cup. Ia langsung melesat memimpin 5-0 atas Mensik.

Mensik sempat bangkit dan merebut set kedua, tetapi Nakashima tetap mampu mengendalikan tekanan pada match tiebreak untuk memastikan kemenangan.

Kapten Tim Dunia, Andre Agassi, bahkan melontarkan pujian unik terhadap penampilan Nakashima.

"Orang ini... saya tidak yakin dia benar-benar nyata. Saya pikir dia AI," kata Agassi.

Agassi menilai Nakashima memiliki kemampuan luar biasa dalam menjaga ketenangan di bawah tekanan.

"Dia hanya menjalankan tugasnya, poin demi poin demi poin," ujarnya.

Laver Cup berlangsung selama tiga hari dan mempertemukan enam petenis terbaik Eropa melawan enam pemain dari negara-negara di luar Eropa.

Setiap kemenangan bernilai satu poin pada Jumat, dua poin pada Sabtu, dan tiga poin pada Minggu. Tim yang lebih dahulu mengumpulkan 13 poin dinyatakan sebagai juara.

Dengan keunggulan 3-1, Tim Eropa kini memiliki modal awal untuk mempertahankan dominasi mereka sebelum memasuki pertandingan hari kedua.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.