Bukan Cuma Destinasi, InJourney Dorong Layanan Desa Wisata Makin Berkualitas
Minggu, 09 Agu 2026, 21:50 WIBLOMBOK TENGAH â Pelatihan bagi warga desa wisata menjadi investasi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memastikan manfaat pariwisata dirasakan masyarakat lokal.
Penguatan keterampilan di bidang pelayanan, pengelolaan destinasi, pemasaran digital, hingga pengembangan produk ekonomi kreatif dapat membuat warga tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama pariwisata.
Jika dilakukan secara berkelanjutan, pelatihan juga dapat meningkatkan kualitas layanan, memperluas peluang usaha, dan memperkuat daya saing desa wisata.
InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) melaksanakan pelatihan bagi warga desa wisata di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memperkuat standar layanan berkualitas hospitality menjelang ajang MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika.
"Kegiatan ini bentuk komitmen kami dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata," kata General Manager The Mandalika Pari WIjaya saat membuka kegiatan pelatihan di Desa Wisata Hijau Bilebante di Lombok Tengah, Minggu (9/8).
Ia mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus upaya mempersiapkan masyarakat sebagai tuan rumah yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan.
"Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada pengalaman wisatawan," katanya.
Ia mengatakan kurikulum pelatihan mencakup keramahtamahan, komunikasi yang baik, sadar wisata, serta pelayanan sepenuh hati kepada wisatawan.
Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan individu, tetapi juga bertujuan membangun budaya pelayanan yang mampu menciptakan pengalaman wisata yang berkesan.
"Melalui pelayanan yang berkualitas, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan daya saing destinasi sekaligus memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata lokal," katanya.
Ia mengatakan pentingnya kesiapan masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan.
"Pengembangan destinasi yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusianya," katanya.
Melalui InJourney Hospitality House, pihaknya membangun budaya hospitality yang kuat di tengah masyarakat sehingga setiap interaksi dengan wisatawan mampu menghadirkan pengalaman yang positif, berkesan dan mendorong mereka untuk kembali berkunjung.
"Pelayanan yang berkualitas akan memperkuat daya saing destinasi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal," ujarnya.
InJourney Hospitality House Batch I Tahun 2026 diikuti oleh 53 peserta yang berasal dari Desa Wisata Hijau Bilebante dengan latar belakang yang beragam, mulai dari pemandu wisata, pemilik homestay, pengelola destinasi wisata, pelaku UMKM, penjahit, terapis spa, mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga wiraswasta.
"Keragaman peserta ini mencerminkan upaya membangun kualitas pelayanan pada seluruh ekosistem pariwisata desa," katanya.
- NTB
- Kabupaten Lombok Tengah
- ITDC
- Desa Wisata
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pengaspalan jalan pertanian di Kendari
-
Iran Balas Serangan AS, Pangkalan Militer Amerika di Timur Tengah Jadi Sasaran
-
Pertamina Enduro VR46 Racing Team Yakin Faktor Motor Ducati Muluskan Adaptasi Bulega di MotoGP
-
Dinas Kesehatan Tangerang Siaga Penuh
-
Serial Klasik Hawaii Five-O Mulai Digarap Sutradara Spider-Man: Brand New Day untuk Layar Lebar
-
Bank Berebut Dana Nasabah, LPS Tegaskan Belum Masuk Perang Bunga
-
Al Azhar Galang Donasi untuk Korban Gempa NTT dan Karhutla di Daerah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.