- Home
-
- Luar Negeri
-
- Situasi Memanas, DK PBB Ke...
Situasi Memanas, DK PBB Kecam Serangan Houthi terhadap Saudi dan Kapal Komersial
Sabtu, 08 Agu 2026, 14:37 WIBONTARIO - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengecam serangan rudal kelompok Houthi Yaman terhadap Arab Saudi dan kapal komersial serta pendaratan pesawat tanpa izin di sejumlah bandara di Yaman.
DK PBB menyatakan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan di Yaman dan menekankan pentingnya menghindari tindakan yang dapat menghambat upaya perdamaian atau mengancam perdamaian dan keamanan internasional.
âPara anggota Dewan Keamanan mengecam pendaratan pesawat tanpa izin di Bandara Internasional Sanaa pada 3 Juli dan Bandara Hudaydah pada 13 Juli,â demikian pernyataan DK PBB pada Jumat.
Menurut DK PBB, pendaratan tersebut dilakukan tanpa izin dan persetujuan pemerintah Yaman sehingga melanggar ketentuan penerbangan sipil internasional.
DK PBB juga mengecam serangan rudal Houthi terhadap Arab Saudi sejak 13 Juli serta serangan terhadap kapal komersial sejak 22 Juli.
Para anggota DK PBB kembali menegaskan âkomitmen kuatâ terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan keutuhan wilayah Yaman, serta pentingnya menghormati kedaulatan negara tersebut atas wilayah darat dan udaranya.
DK PBB menekankan bahwa seluruh penerbangan menuju bandara di Yaman harus dikoordinasikan dengan pemerintah dan memperoleh izin terlebih dahulu.
Namun, badan tersebut juga menekankan perlunya akses udara yang aman, terjamin, dan berkelanjutan untuk kebutuhan kemanusiaan dan sipil, dengan berkoordinasi dengan pemerintah serta sesuai dengan hukum internasional.
DK PBB menyerukan seluruh pihak mematuhi hukum internasional dan resolusi terkait, khususnya Resolusi 2216 yang disahkan pada 2015.
Resolusi tersebut melarang penyediaan, penjualan, atau pemindahan senjata dan perlengkapan terkait, serta bantuan teknis, keuangan, atau lainnya untuk kegiatan militer kepada pihak yang ditetapkan oleh Komite Sanksi 2140 DK PBB, termasuk Houthi.
DK PBB memperingatkan bahwa perkembangan tersebut mengancam keamanan regional serta hak dan kebebasan navigasi, berisiko memicu eskalasi lebih lanjut, dan menghambat upaya perdamaian di Yaman serta kawasan sekitarnya.
DK PBB mendesak Houthi menahan diri dari tindakan yang dapat meningkatkan eskalasi dan mendorong penggunaan jalur dialog yang tersedia untuk menyelesaikan persoalan serta meredakan ketegangan.
Badan tersebut juga kembali menyatakan dukungan terhadap Utusan Khusus PBB untuk Yaman Hans Grundberg dan upayanya mencapai penyelesaian politik yang dirundingkan, inklusif, serta dipimpin dan dimiliki oleh rakyat Yaman.
- Masih Memanas
- DK PBB
- selat hormuz
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Lestari Moerdijat: Bangun Partisipasi Masyarakat dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual
-
Kasus Kematian Dokter Icha, Polisi Periksa Saksi dan Siapkan Klarifikasi Tiga Oknum DPRD TTU
-
Rahasia Panen Ikan Air Tawar Berlimpah di Kaltim
-
Selat Hormuz Dipasangi Ranjau, Kapal Tanker Meledak Saat Mencoba Melintas
-
Antisipasi Kekeringan di Pulau Jawa, BMKG Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.