Inflasi Jakarta Maret 2026 Terkendali di 3,37 Persen, Lebih Rendah dari Nasional

Jumat, 17 Apr 2026, 14:30 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat inflasi pada Maret 2026 tetap terkendali di angka 3,37 persen secara tahunan (year on year). Angka ini berada dalam rentang sasaran nasional sekaligus lebih rendah dibandingkan inflasi nasional.

Data tersebut menunjukkan inflasi Jakarta masih berada dalam target nasional sebesar 2,5 persen plus minus 1 persen. Selain itu, capaian ini juga lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang tercatat sebesar 3,48 persen.

Ket. Foto: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat inflasi pada Maret 2026 tetap terkendali di angka 3,37 persen secara tahunan (year on year). Angka ini berada dalam rentang sasaran nasional sekaligus lebih rendah dibandingkan inflasi nasional. — Sumber: iStock

Pemprov DKI Jakarta menilai capaian ini tidak lepas dari strategi pengendalian inflasi yang dilakukan secara terstruktur. Upaya tersebut dijalankan melalui pendekatan 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Pada aspek keterjangkauan harga, pemerintah menghadirkan berbagai program seperti pasar murah dan bazar murah. Selain itu, intervensi juga dilakukan melalui penyediaan pangan bersubsidi untuk menjaga daya beli masyarakat.

Dari sisi ketersediaan pasokan, Pemprov DKI memperkuat kerja sama antar daerah serta mendorong skema contract farming. Langkah ini juga didukung dengan impor komoditas tertentu untuk menjaga stabilitas pasokan.

Kelancaran distribusi turut menjadi fokus utama dalam pengendalian inflasi. Pemerintah melakukan pembukaan gerai baru, pemantauan stok di pasar, hingga optimalisasi distribusi melalui jalur transportasi.

Sementara itu, komunikasi efektif dilakukan melalui berbagai kanal seperti publikasi digital dan edukasi masyarakat. Pendekatan ini juga diperkuat dengan koordinasi melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Di tengah upaya tersebut, Pemprov DKI Jakarta juga mewaspadai risiko global yang dapat memengaruhi inflasi. Salah satunya adalah eskalasi konflik di Timur Tengah yang berdampak pada tekanan energi dan logistik.

Sebagai langkah respons cepat, pemerintah menerapkan kebijakan efisiensi energi melalui skema work from home (WFH). Selain itu, monitoring terhadap BBM dan LPG juga terus diperketat.

Pemprov DKI juga mendorong optimalisasi penggunaan energi terbarukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil yang rentan terhadap gejolak global.

Dengan berbagai langkah tersebut, inflasi Jakarta dinilai tetap terjaga di tengah dinamika global. Sinergi pengendalian harga dan langkah antisipatif menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Ke depan, Pemprov DKI Jakarta akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan inflasi tetap terkendali. Upaya ini dilakukan guna menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.