Ini yang Dilakukan Pemkab Buleleng untuk Menggelorakan Semangat Nasionalisme

Jumat, 07 Agu 2026, 03:35 WIB

BULELENG - Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali, terus menggelorakan jiwa nasionalisme dan patriotisme di kalangan generasi muda lewat lomba gerak jalan yang menyasar siswa SD, SMP, dan SMA/SMK di daerah tersebut.

"Gerak jalan tidak hanya dimaknai sebagai ajang perlombaan, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter generasi muda melalui penanaman jiwa patriotisme, rasa nasionalisme, disiplin, sportivitas, kerja sama, kepemimpinan, serta kepatuhan terhadap aturan," kata Bupati Buleleng, Bali I Nyoman Sutjidra.

Ket. Foto: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra. — Sumber: Antara foto/HO-Humas Pemkab Buleleng

Hal itu disampaikan Sutjidra saat melepas peserta Lomba Gerak Jalan di depan GOR Bhuana Patra Singaraja, Kamis.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen mempertahankan lomba gerak jalan sebagai salah satu tradisi yang memiliki nilai edukatif tinggi.

Di tengah derasnya pengaruh media sosial dan budaya luar terhadap kehidupan generasi muda, kegiatan tersebut dinilai tetap relevan sebagai sarana menanamkan kedisiplinan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap bangsa.

"Gerak jalan ini sangat efektif membentuk karakter. Anak-anak belajar disiplin, sportif, memahami aturan, dan menghargai proses. Mereka belajar bahwa yang berada di depan harus tetap memimpin, sementara yang di belakang mengikuti dengan tertib. Nilai-nilai seperti budaya antre dan disiplin itu terbentuk secara alami," katanya.

Bupati menambahkan semangat perjuangan para pahlawan harus terus diwariskan kepada generasi muda melalui kegiatan-kegiatan positif yang mampu memperkuat rasa cinta tanah air.

Gerak jalan, kata dia, menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat persatuan, kekompakan, dan nasionalisme sekaligus mengisi kemerdekaan dengan berbagai prestasi.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat para peserta, Pemkab Buleleng juga berencana memberikan uang pembinaan tidak hanya kepada para juara, tetapi kepada seluruh peserta lomba gerak jalan 8 kilometer.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi bagi para pelajar yang telah mempersiapkan diri melalui latihan secara intensif.

"Anak-anak mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, mulai dari latihan hingga menyiapkan kostum. Ke depan kami ingin memberikan uang pembinaan kepada seluruh peserta. Ini menjadi bentuk penghargaan atas semangat mereka sekaligus menjaga tradisi gerak jalan yang sudah menjadi kebanggaan Kabupaten Buleleng," ujar dia.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.