Menhub: Pemerintah Alokasikan Rp883,4 Miliar untuk Stimulus Transportasi Nataru 2026
Rabu, 24 Jun 2026, 18:45 WIBJAKARTA - Pemerintah menyiapkan stimulus transportasi untuk periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 guna menjaga pertumbuhan ekonomi. Program tersebut melengkapi stimulus libur sekolah 2026 yang sebelumnya telah disiapkan pemerintah.
Berbagai insentif transportasi diberikan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konsumsi domestik nasional. Total nilai stimulus transportasi untuk libur sekolah dan Nataru mencapai sekitar Rp2,04 triliun.
Pada masa Nataru 2026/2027, pemerintah mengalokasikan anggaran stimulus transportasi sekitar Rp883,4 miliar. Sebanyak Rp161,4 miliar digunakan untuk diskon transportasi darat dan laut serta penyeberangan.
âSelain pada periode libur sekolah, pemerintah juga memberikan insentif dan diskon transportasi untuk Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Kami mengumumkannya lebih awal agar masyarakat memiliki kesempatan mempersiapkan perjalanan lebih baik,â ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam Konferensi Pers Kebijakan Stimulus untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II dan Semester II Tahun 2026 di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (22/6).
Sementara itu, pemerintah menyediakan anggaran sekitar Rp722 miliar untuk mendukung insentif transportasi udara. Program tersebut diperkirakan dapat dimanfaatkan sekitar 6,14 juta masyarakat di berbagai daerah.
Penerima manfaat mencakup sekitar 1,04 juta penumpang kereta api dan 414 ribu penumpang kapal. Selain itu, lebih dari 188 ribu penumpang penyeberangan, 467 ribu kendaraan, dan 3,7 juta penumpang pesawat.
Pada periode Nataru, diskon tiket kereta ekonomi sebesar 30 persen berlaku 22 Desember 2026. Diskon angkutan laut berlaku 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027, sedangkan penyeberangan berlaku hingga 10 Januari 2027.
Secara keseluruhan, stimulus transportasi libur sekolah dan Nataru diproyeksikan menjangkau lebih dari 11,6 juta pengguna. Program tersebut menjadi bagian paket stimulus ekonomi Semester II Tahun 2026 senilai Rp26,34 triliun.
âMelalui stimulus transportasi pada dua momentum besar tersebut, pemerintah berharap manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,â kata Dudy. ils/I-1
Berita Terkait:
-
Bangunan Sekolah Dasar di Kabupaten Bekasi Rusak, Perlu Perbaikan
-
DKJ Gelar Pekan Komponis Indonesia 2026 di TIM, Dukung Perkembangan Musik Tanah Air
-
Cole Palmer Mundur dari Timnas Inggris karena Cedera Otot
-
Jalan Nasional dan Provinsi di Kabupaten Solok Mulai Dibuka Pascabanjir Bandang.
-
Tiongkok-Indonesia Jalin Kerja Sama AI dan Maritim, Teknologi Jadi Senjata Baru!
-
KSAL Pimpin Apel Siaga HUT ke-81 TNI AL
-
TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.