Jenazah ABK Kapal Jurnalis Hilang yang Ditemukan di Bengkulu akan Dimakamkan di Pandeglang
Kamis, 24 Sep 2026, 08:29 WIBJAKARTA - Jenazah salah satu kru kapal cepat KM Arupadatu I yaitu Surakman atau Sukarman (60) yang membawa rombongan jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang telah tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (24/9). Jenazah diberangkatkan dari Bengkulu 06.05 WIB.
Biddokkes dan anggota Polda Bengkulu melakukan serah terima jenazah kepada Biddokkes Polda Banten di Bandara Soekarno Hatta.
"Untuk jenazah sudah diberangkatkan menggunakan maskapai penerbangan bersama dengan Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah (Biddokkes Polda) Bengkulu di Bandara Soekarno Hatta," kata Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Imam Wijayanto di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Kamis.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Kepolisian Sub Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu Ipda S Ramlan bahwa jenazah Surakman telah dikirim melalui kargo dari Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.
"Untuk jenazah telah tiba di bagian Kargo Bandara Fatmawati Soekarno kurang lebih pukul 04.15 WIB," ujar dia.
Pengiriman tersebut dilakukan agar jenazahnya dapat langsung dimakamkan oleh pihak keluarga di wilayah Pandeglang Provinsi Banten.
Sementara pihak keluarga menunggu jasad korban tiba di rumah duka di Pandeglang, Banten. Jenazah Surakman rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ki Demang, Carita, Pandeglang.
"Rencananya kata Pak Gubernur datang ke sini kira-kira zuhur, siang. Langsung disholatin di Masjid Agung, sudah beres langsung dimakamkan di TPU Ki Demang di Carita," kata anak Surakman, Yayat Suryadi, di rumah duka, Desa Sukajadi, Carita, Pandeglang, Rabu (23/9), dikutip dari Detiknews.
Sementara itu, Polda Banten mengungkapkan bahwa hasil pencocokan DNA antara sampel antemortem terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara identik dengan identitas Surakman atau Sukarman (60) yang merupakan salah satu kru kapal cepat KM Arupadatu I yang membawa rombongan jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Senin (7/9).
Hal tersebut diketahui setelah tim Disaster Victim Investigation (DVI) Pusdokkes Polri melakukan pemeriksaan dan pencocokan data DNA secara mendalam.
Sebelumnya, Polda Bengkulu mengirim sampel DNA jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu ke Pusat Kedokteran dan dan Kesehatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Pusdokkes Mabes Polri).
Sampel tersebut dikirim setelah Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah (Biddokkes Polda) Bengkulu melakukan autopsi pada Senin (14/9) terhadap satu jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu pada Sabtu (12/9).
Imam menerangkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh penyidik diketahui bahwa jenazah tersebut bukan masyarakat sekitar atau warga asli Pulau Enggano.
Diketahui, pada Sabtu (12/9) Basarnas Bengkulu menerima laporan adanya penemuan mayat tanpa identitas di kawasan Pesisir Sawang Bengkok Desa Khayapu Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.
- pencarian jurnalis hilang
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.