Perebutan Gelar MotoGP Akan Semakin Panas

Kamis, 06 Agu 2026, 06:51 WIB

SILVERSTONE, INGGRIS - Pemimpin klasemen MotoGP Jorge Martin menatap paruh kedua musim 2026 dengan optimistis. Pembalap Aprilia itu bersiap menghadapi persaingan sengit setelah lima kandidat juara dunia hanya dipisahkan jarak 24 poin.

Martin akan kembali memulai pertarungan gelar di Sirkuit Silverstone, Inggris, akhir pekan ini, dengan status sebagai pemuncak klasemen dalam musim terakhirnya bersama Aprilia. Pembalap asal Spanyol tersebut menutup jeda musim panas dengan keunggulan 14 poin atas Ai Ogura dari tim Trackhouse.

Ket. Foto: Pembalap tim Aprilia Racing, Jorge Martin, terlihat di area garasi saat sesi latihan bebas menjelang Grand Prix MotoGP Ceko di Brno, Republik Ceko, pada 20 Juni 2026. — Sumber: Michal Cizek / AFP

Namun, posisi Martin belum aman. Juara bertahan MotoGP Marc Marquez dari Ducati, rekan setimnya di Aprilia Marco Bezzecchi, serta pembalap VR46 Fabio Di Giannantonio masih berada dalam jarak yang sangat dekat. Ketiganya hanya terpaut maksimal 24 poin dari sang pemimpin klasemen.

Situasi ini membuat perebutan gelar diprediksi semakin panas. Apalagi performa Martin menjelang jeda musim belum sepenuhnya stabil. Setelah mencatat kemenangan sempurna di Le Mans dengan menyapu dua balapan, Martin hanya tiga kali naik podium dalam 12 seri terakhir.

Mantan juara dunia itu mengakui masalah pada pengaturan motor dan kondisi fisiknya menjadi hambatan dalam beberapa balapan terakhir. Salah satu faktor yang memengaruhi adalah kecelakaan beruntun yang dipicunya di Hungaria.

Jeda musim panas menjadi kesempatan berharga bagi Martin untuk memulihkan kondisi tubuh sekaligus mempersiapkan diri menghadapi pertarungan panjang menuju gelar juara. Silverstone menjadi panggung pertama untuk membuktikan kebangkitannya.

Martin juga mengincar hasil istimewa di Inggris. Dia berharap bisa mengulangi kesuksesan Bezzecchi pada MotoGP Silverstone 2025 bersama Aprilia sekaligus menjadi pemenang berbeda ke-12 dalam 12 edisi terakhir MotoGP Inggris.

“Ini adalah jeda musim panas yang sangat positif. Saya bisa beristirahat, tetapi juga banyak berlatih dan menyelesaikan tantangan bersepeda bersama teman-teman yang sudah lama saya impikan,” ujar Martin.

“Saya tidak sabar kembali ke lintasan bersama Aprilia dan bekerja lagi dengan tim. Kami memiliki paruh kedua musim yang menarik. Kami akan berusaha memberikan seratus persen kemampuan,” jelasnya.

Dengan persaingan yang semakin rapat dan lima pembalap teratas masih memiliki peluang besar, Martin menyadari setiap balapan di paruh kedua musim akan menjadi penentu. Kesalahan kecil bisa mengubah arah perburuan gelar yang kini semakin sulit diprediksi.ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.