- Home
-
- Megapolitan
-
- Canggih! PNJ Sulap Kebun A...
Canggih! PNJ Sulap Kebun Anggur Depok dengan Pendingin Berbasis IoT, Tingkatkan Hasil Panen
Kamis, 06 Agu 2026, 20:31 WIBDEPOKÂ - Tim Pengabdian kepada Masyarakat Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menerapkan greenhouse cooling and misting system berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendukung peningkatan produksi anggur di Kelompok Tani Kobong Farm Nursery, Meruyung, Kota Depok, Jawa Barat.
Program bertajuk âOptimalisasi Produksi Anggur melalui Implementasi Greenhouse Cooling and Misting System Berbasis IoT di Kelompok Tani Kobong Farm Nurseryâ itu didanai melalui skema Pengabdian kepada Masyarakat Internal PNJ Tahun 2026.
Ketua Tim Pelaksana Murie Dwiyaniti di Depok, Rabu mengatakan suhu di dalam greenhouse pada siang hari dapat melebihi 32 derajat Celsius. Kondisi tersebut berpotensi menghambat pertumbuhan dan menurunkan produktivitas tanaman anggur.
âTeknologi ini membantu petani menjaga suhu dan kelembapan greenhouse secara otomatis sehingga lingkungan budidaya menjadi lebih stabil dan sesuai dengan kebutuhan tanaman anggur,â kata Murie.
Teknologi tersebut memadukan cooling pad, exhaust fan, jaringan misting, sensor suhu dan kelembapan, panel kontrol, serta Human Machine Interface (HMI).
Ketika sensor mendeteksi suhu melebihi nilai yang ditetapkan, cooling pad dan exhaust fan bekerja secara otomatis untuk menurunkan suhu. Peralatan akan berhenti setelah suhu mencapai kondisi yang ditentukan.
Jaringan misting menghasilkan butiran air halus untuk membantu menjaga kelembapan sekaligus menurunkan suhu di dalam greenhouse. Petani dapat menjalankannya secara otomatis berdasarkan jadwal atau secara manual sesuai kebutuhan.
Suhu, kelembapan, dan status peralatan dapat dipantau melalui HMI pada panel kontrol. Petani juga dapat memantau dan mengendalikan peralatan dari jarak jauh melalui aplikasi IoT Blynk pada telepon seluler.
âPetani tidak harus selalu berada di dekat panel karena kondisi greenhouse dapat dipantau dan peralatan dapat dikendalikan melalui telepon seluler. Pengelolaan kebun menjadi lebih praktis dan efisien,â ujar Murie.
Sebelum teknologi diterapkan, tim melakukan survei kondisi greenhouse, merancang sistem, memasang peralatan, dan menguji fungsi otomatis maupun manual. Pengujian dilakukan untuk memastikan sensor dan seluruh peralatan bekerja sesuai rancangan.
Ketua Kelompok Tani Kobong Farm Nursery Abdullah Naja mengatakan teknologi tersebut memudahkan petani mengelola lingkungan kebun anggur.
âSebelumnya, pengaturan suhu dan kelembapan lebih banyak dilakukan secara manual. Sekarang kami dapat memantau kondisi greenhouse serta mengoperasikan peralatan melalui panel maupun telepon seluler,â kata Abdullah.
Selain memasang peralatan, tim Jurusan Teknik Elektro PNJ memberikan pelatihan pengoperasian dan perawatan kepada anggota kelompok tani. Pelatihan mencakup penggunaan HMI dan aplikasi Blynk, pengaturan jadwal misting, penentuan suhu kerja sistem pendinginan, serta pemeriksaan dasar peralatan.
Program itu melibatkan dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Elektro PNJ dalam proses perancangan, pembuatan, pemasangan, pengujian, hingga pelatihan.
Penerapan greenhouse cooling and misting system berbasis IoT tersebut diharapkan dapat menjaga lingkungan budidaya tetap stabil, mengurangi pekerjaan manual, dan mendukung peningkatan kualitas serta produksi anggur di Kobong Farm Nursery. Ant
- Internet of Things (IoT) pertanian cerdas (smart farming)
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.