Slovakia Minta Uni Eropa Fokus Jaga Benteng Schengen

Rabu, 05 Agu 2026, 19:55 WIB

MOSKOW - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Slovakia, Matus Sutaj Estok mengatakan Uni Eropa harus memprioritaskan perlindungan perbatasan eksternal kawasan Schengen menyusul situasi migrasi di Spanyol.

Apabila hal itu tidak dilakukan, menurut Estok, negara-negara Eropa berisiko kembali menerapkan kontrol perbatasan sehingga warga mereka kehilangan kebebasan bergerak di kawasan Eropa.

Ket. Foto: — Sumber: FFOLAS/GETTY IMAGES

"Saya telah berjanji bahwa saya akan memaparkan posisi kami dan usulan konkret untuk menangani migrasi ilegal di tingkat Eropa, dan hari ini, saya telah melakukannya. Saya menyampaikan hal yang sama kepada rekan-rekan saya, seperti yang saya sampaikan di dalam negeri Slovakia," kata Sutaj Estok dalam pidato melalui rekaman video pada Selasa (4/8).

Estok mengatakan pilihan yang dimiliki Uni Eropa sangat sederhana.

"Kita harus melindungi perbatasan luar Eropa atau kita akan kembali menerapkan pemeriksaan di perbatasan, konvoi, dan waktu tunggu di antara negara-negara anggota Schengen," ujarnya.

Menurut dia, Slovakia siap mengirimkan personel kepolisian beserta perlengkapan keamanan ke Spanyol untuk membantu negara tersebut memperkuat pengamanan perbatasan.

Sementara itu, Menteri Kehakiman Irlandia Jim O'Callaghan menyatakan Uni Eropa harus bersatu mendukung Spanyol dalam memerangi migrasi ilegal. O'Callaghan juga memuji langkah cepat Pemerintah Spanyol dalam menangani krisis migrasi tersebut.

Pekan lalu, Kota Ceuta, enklave Spanyol di Afrika Utara yang berbatasan dengan Maroko, menghadapi lonjakan kedatangan migran ilegal.

Sekitar 60.000 orang memasuki wilayah tersebut hanya dalam satu hari, sementara populasi Kota Ceuta sendiri sekitar 85.000 jiwa.

Para pejabat di sejumlah negara anggota Uni Eropa, termasuk Denmark, Italia, Republik Ceko, dan Finlandia, telah menyerukan penangguhan sementara keanggotaan Spanyol di kawasan Schengen. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.