Irak Putar Jalur Bangun Pipa Minyak Raksasa ke Turki

Rabu, 05 Agu 2026, 20:43 WIB

BAGHDAD (ANTARA) - Irak berencana segera memulai pembangunan pipa minyak baru menuju Suriah dan Turki guna mendiversifikasi rute ekspor hidrokarbon, kata juru bicara Kementerian Perminyakan Irak Salim al-Rikabi kepada RIA Novosti, Selasa (4/8).

"Langkah selanjutnya adalah merampungkan seluruh prosedur untuk memulai pembangunan pipa minyak baru Basra-Haditha, yang selanjutnya akan terhubung ke Ceyhan di Turki dan Baniyas di Suriah," kata al-Rikabi saat menanggapi pertanyaan mengenai langkah pemerintah Irak berikutnya setelah tercapainya kesepakatan dengan Ankara dan Damaskus.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/HUSSEIN FALEH

Pada 1 Agustus, Irak dan Turki menandatangani kesepakatan mengenai pengangkutan minyak mentah Irak melalui pipa menuju Pelabuhan Ceyhan. Dokumen tersebut menetapkan laju aliran minimum sebesar 750.000 barel per hari.

Pada 17 Juli di Washington, Irak dan Suriah menandatangani nota kesepahaman mengenai pemulihan pipa minyak yang menghubungkan kedua negara.

Sektor perminyakan Irak terdampak serius akibat konflik di Teluk Persia dan penutupan de facto Selat Hormuz, jalur yang selama ini dilalui sebagian besar ekspor minyak Irak.

Karena itu, pemerintah Irak berupaya meningkatkan ekspor minyak melalui rute-rute alternatif. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.