• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Grab Perluas Edukasi Bahas...

Grab Perluas Edukasi Bahasa Isyarat bagi Mitra Pengemudi dan GrabMerchant

Kamis, 24 Sep 2026, 16:48 WIB

JAKARTA — Grab Indonesia memperluas program inklusivitas dalam rangka memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional 2026. Sejumlah kegiatan digelar di berbagai kota, mulai dari edukasi bahasa isyarat bagi mitra pengemudi dan mitra GrabMerchant hingga distribusi 1.000 rompi Teman Setara bagi mitra pengemudi Tuli.

Program yang mengusung tema “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” tersebut melibatkan mitra pengemudi, mitra GrabMerchant, pengguna, karyawan Grab, serta sejumlah organisasi yang bergerak di bidang disabilitas.

Ket. Foto: Imelda Situmorang, Mitra Pengemudi GrabBike, berinteraksi dengan peserta dalam kegiatan Kopdar Grab di Jakarta, 23 September 2026. Grab terus mendorong kesempatan yang setara bagi para mitra pengemudi untuk bekerja, berinteraksi, dan berkembang dalam ekosistemnya, dengan dukungan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. — Sumber: Grab Indonesia

Grab menyebut edukasi bahasa isyarat diberikan kepada 650 mitra di enam kota melalui rangkaian kegiatan Kopdar dan Teras Perwira. Selain itu, perusahaan bersama Indosat mendistribusikan 1.000 rompi Teman Setara untuk mitra pengemudi Tuli.

Program tersebut mendapat dukungan penuh dari Gerakan untuk Kesejahteraan Tuli Indonesia (GERKATIN), Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Koneksi Indonesia Inklusif (Konekin), dan Disability Network (DNetwork).

CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengungkapkan bahwa perjalanan perusahaan dalam membangun ekosistem yang inklusif telah berlangsung hampir satu dekade.

“Selama hampir satu dekade, perjalanan bersama Teman Tuli mengajarkan kami bahwa ekosistem inklusif bukan hanya tentang memberikan akses, tetapi juga memastikan setiap orang dapat merasa diapresiasi dan menjadi bagian dari interaksi yang setara dalam keseharian,” ujarnya melalui siaran pers pada Rabu (23/9).

Menurut dia, pengalaman bersama Teman Tuli—baik sebagai mitra pengemudi, mitra GrabMerchant, maupun pelanggan—menjadi bagian dari proses pembelajaran berkelanjutan untuk memperluas pemahaman mengenai inklusivitas di dalam ekosistem layanan.

Edukasi Bahasa Isyarat untuk Mitra Pengemudi

Edukasi bahasa isyarat diberikan kepada mitra pengemudi di Medan, Semarang, dan Jakarta melalui Kopdar Spesial Hari Bahasa Isyarat. Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan bagi mitra pengemudi untuk berbagi pengalaman sekaligus mempelajari cara berkomunikasi yang efektif dengan Teman Tuli.

Dalam kegiatan yang didukung oleh GERKATIN, HWDI, Konekin, dan DNetwork tersebut, para mitra pengemudi mempraktikkan sejumlah bahasa isyarat dasar yang dapat digunakan ketika berinteraksi dengan penumpang maupun sesama mitra.

Pada rangkaian kegiatan itu, Grab dan Indosat turut mendistribusikan 1.000 rompi Teman Setara kepada mitra pengemudi Tuli. Rompi tersebut dilengkapi dengan ilustrasi bahasa isyarat dasar yang ditujukan untuk membantu kelancaran komunikasi antara mitra pengemudi dan pengguna layanan.

Kontribusi pelanggan terhadap produksi rompi dilakukan melalui pembelian produk IM3 dan Tri di aplikasi Grab. Kegiatan tersebut juga menghadirkan kreator konten sekaligus penyanyi Idgitaf dalam sesi pembelajaran bahasa isyarat interaktif bersama para mitra pengemudi.

Imelda Situmorang, Teman Tuli yang juga merupakan mitra pengemudi perempuan Grab, mengatakan kegiatan tersebut memberikan kesempatan berharga untuk memahami budaya Tuli sekaligus mengenalkan penggunaan fitur Grab dalam aktivitas sehari-hari.

“Rompi Teman Setara juga membantu memperlancar komunikasi karena memuat informasi visual yang dapat dilihat penumpang, misalnya untuk memberi arahan kiri atau kanan serta menggunakan isyarat sederhana seperti ‘terima kasih’ dan ‘sama-sama’,” kata Imelda.

Di sisi lain, Grab mencatat sebanyak 6.207 mitra pengemudi penyandang disabilitas di Asia Tenggara berhasil memperoleh akses pendapatan melalui program GrabAccess sepanjang 2025. Program ini ditujukan untuk memperluas kesempatan bagi penyandang disabilitas agar dapat berpartisipasi aktif dalam ekosistem layanan dan meraih kemandirian finansial.

450 Mitra GrabMerchant Ikuti Edukasi Inklusif

Edukasi bahasa isyarat juga menyasar para pelaku usaha melalui program Teras Perwira Spesial Hari Bahasa Isyarat. Sebanyak 450 mitra GrabMerchant di Bali, Bandung, dan Yogyakarta tercatat mengikuti kegiatan tersebut.

Melalui sesi interaktif yang diselenggarakan, para pelaku usaha mempelajari bahasa isyarat dasar yang dapat diterapkan dalam pelayanan sehari-hari, terutama ketika melayani pelanggan Tuli secara langsung.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Grab untuk memperluas pemahaman mengenai komunikasi inklusif, tidak hanya di sektor transportasi, tetapi juga pada sektor layanan usaha kuliner dan perdagangan yang terhubung dengan ekosistem Grab.

Pembelajaran Inklusif di Lingkungan Internal Grab

Program edukasi juga digalakkan secara konsisten di lingkungan internal perusahaan. Salah satunya diwujudkan melalui pop-up booth Kopi Sunyi di kantor pusat Grab Indonesia yang menghadirkan mitra GrabMerchant penyandang disabilitas.

Melalui kegiatan tersebut, para karyawan Grab (Grabbers) dapat mempelajari bahasa isyarat untuk percakapan sehari-hari sekaligus berinteraksi secara langsung dengan Teman Tuli.

Selain itu, Grab menggelar sesi immersion bersama mitra pengemudi Tuli. Dalam kegiatan ini, karyawan mengikuti langsung pengalaman mitra pengemudi Tuli saat menjalankan pesanan pelanggan. Sesi ini dirancang untuk menumbuhkan empati serta memperdalam pemahaman mengenai tantangan komunikasi yang dihadapi mitra pengemudi Tuli di lapangan.

Fitur Teknologi untuk Mengurangi Hambatan Komunikasi

Selain memperkuat edukasi langsung, Grab terus mengembangkan inovasi fitur teknologi yang dirancang khusus untuk membantu mitra penyandang disabilitas dalam menggunakan layanan.

Bagi mitra pengemudi Tuli, fitur Disable Call berfungsi mengalihkan komunikasi dari panggilan suara ke pesan berbasis teks, sehingga interaksi dengan pelanggan tetap berjalan lancar melalui kanal tertulis.

Dukungan tersebut juga dilengkapi dengan layanan GrabSupport yang menyediakan bantuan melalui teks, chat, dan bahasa isyarat bagi mitra penyandang disabilitas.

Sementara itu, fitur Smart Suggestion Chat Information dirancang untuk membantu mitra pengemudi memahami kebutuhan komunikasi pelanggan penyandang disabilitas melalui dukungan saran informasi secara instan di dalam percakapan.

Rangkaian inisiatif ini menegaskan komitmen jangka panjang Grab dalam membangun ekosistem inklusif—yang mencakup edukasi bahasa isyarat, pengembangan fitur teknologi yang ramah disabilitas, serta perluasan akses ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.