Tiga Bintang Baru Piala Dunia 2026: Undav, Olise, dan Cornelius Kuasai FIFA Power Rankings
Kamis, 25 Jun 2026, 08:47 WIBNEW YORK- Deniz Undav melampaui Lionel Messi, Michael Olise menjadi raja kreativitas, sementara Derek Cornelius tetap kokoh di puncak kategori pertahanan.
FIFA Power Rankings kembali menghadirkan tolok ukur berbasis data untuk menilai performa pemain sepanjang gelaran Piala Dunia 2026. Sistem ini mengukur kontribusi pemain melalui tiga aspek utama: serangan, kreativitas, dan pertahanan.
Setelah dua pertandingan fase grup selesai dimainkan, gambaran mengenai pemain paling berpengaruh di turnamen mulai terlihat. Sejumlah nama mampu mempertahankan posisi berkat performa konsisten, sementara beberapa pemain lain melonjak tajam setelah tampil gemilang.
Pemeringkatan ini menghitung akumulasi penampilan sepanjang turnamen berdasarkan kontribusi statistik berbobot dalam tiga kategori utama: Serangan (Attacking), Kreativitas (Creativity), dan Pertahanan (Defensive).
Penyerang Jerman, Deniz Undav, menjadi pemain paling menonjol di kategori serangan dengan nilai 8,93. Ia naik 10 posisi setelah tampil luar biasa pada awal turnamen.
Jerman mencetak sembilan gol dalam kemenangan atas Curaçao dan Pantai Gading, dengan Undav terlibat langsung dalam lima gol tersebut.
Dari empat percobaan tembakan ke gawang, semuanya tepat sasaran. Undav mencetak tiga gol dan menyumbang dua assist. Efektivitas penyelesaian akhir serta kemampuannya menciptakan peluang membuatnya naik ke posisi teratas FIFA Power Rankings.
Sementara itu, Lionel Messi harus turun satu peringkat ke posisi kedua dengan nilai 8,36. Meski mencetak lima gol dalam dua pertandingan dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia, kapten Argentina tetap menunjukkan pengaruh besar.
Messi membawa Argentina memenangkan dua laga awal tanpa kebobolan dan menjadi pencetak seluruh gol timnya. Ia mencatat 13 tembakan, delapan di antaranya tepat sasaran, serta 11 kali membawa bola melewati garis pertahanan lawan.
Kylian Mbappé mempertahankan posisi ketiga dengan nilai 8,08. Bintang Prancis itu mencetak empat dari enam gol Les Bleus dan menjadi ancaman besar melalui akselerasi serta kemampuan membawa bola.
Mbappé mencatat 21 progresi bola dan menyelesaikan 12 di antaranya, ditambah 12 tembakan dengan tujuh tepat sasaran.
Pergerakan besar juga terjadi pada winger Belanda Crysencio Summerville yang naik 11 posisi ke peringkat keenam. Ia mencetak gol dari dua tembakan tepat sasaran dan memberikan satu assist.
Sementara pemain Uruguay Maxi Araújo melonjak 18 posisi ke urutan ketujuh setelah terlibat dalam seluruh tiga gol Uruguay di turnamen ini.
Gelandang serang Prancis, Michael Olise, menjadi pemain terbaik dalam kategori kreativitas dengan nilai 8,13.
Olise berperan besar dalam start sempurna Prancis. Ia telah mencatat tiga assist dalam dua pertandingan dan menghasilkan 31 penetrasi yang memecah pertahanan lawan, dengan 29 di antaranya melalui umpan.
Kemampuan membuka ruang, progresi permainan, dan kualitas umpan terakhir membuat Olise menjadi pemain kreatif paling berpengaruh setelah dua laga fase grup.
Pemain Paraguay Julio Enciso naik tiga posisi ke urutan kedua dengan nilai 7,84. Ia mencatat dua assist, 12 progresi bola, serta sukses melewati sembilan dari 12 duel satu lawan satu.
Sementara itu, bintang Maroko Brahim DÃaz berada di posisi ketiga dengan nilai 7,51. Ia membantu Maroko tetap tak terkalahkan setelah bermain imbang melawan Brasil dan menang atas Skotlandia.
DÃaz menyelesaikan 58 dari 61 umpan, membuat 13 progresi bola, dan menyumbang dua assist.
Kapten Mesir Mohamed Salah juga mengalami kenaikan enam posisi ke peringkat keempat. Selain mencetak gol dalam kemenangan bersejarah Mesir di Piala Dunia, Salah mencatat dua assist dan menjadi penghubung utama permainan timnya.
Salah satu lonjakan terbesar terjadi pada pemain muda Spanyol Lamine Yamal. Bintang Barcelona itu naik 25 posisi ke peringkat ketujuh setelah tampil impresif dengan 12 progresi bola, sembilan penetrasi, dan enam dribel sukses.
Bek Kanada Derek Cornelius masih menjadi pemimpin kategori pertahanan dengan nilai 7,50.
Kanada, salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, belum terkalahkan setelah mencetak tujuh gol dan hanya kebobolan sekali. Cornelius menjadi fondasi utama lini belakang tersebut.
Bek tengah Olympique Marseille itu mencatat 19 kali merebut kembali penguasaan bola, 16 sapuan, lima tekel, dan memenangkan sembilan duel udara.
Posisi kedua ditempati bek Belgia Brandon Mechele dengan nilai 7,35, sekaligus menjadi salah satu pemain dengan lonjakan terbesar.
Belgia hanya kebobolan sekali dalam dua laga imbang, dan Mechele berperan penting, termasuk saat timnya bertahan dengan 10 pemain menghadapi Iran.
Ia mencatat 22 kali merebut bola dan delapan intersep untuk menghentikan serangan lawan.
Bek Tanjung Verde, Pico Lopes, melengkapi tiga besar dengan nilai 7,20. Tim debutan tersebut tampil mengejutkan setelah menahan imbang Spanyol dan Uruguay.
Lopes menjadi pilar pertahanan dengan 21 sapuan, 11 blok, dan 24 kali merebut kembali bola.
Gelandang Turki İsmail Yüksek naik 24 posisi ke peringkat keempat meski negaranya tersingkir. Statistik individunya tetap impresif dengan 13 tekel dan 18 kali merebut bola.
Lonjakan terbesar di sektor pertahanan datang dari bek Amerika Serikat Chris Richards, yang naik 134 posisi dan masuk 10 besar FIFA Power Rankings.
Setelah dua putaran fase grup, FIFA Power Rankings menunjukkan bahwa dominasi pemain besar masih terlihat, tetapi muncul pula nama-nama baru yang mencuri perhatian.
Undav menjadi simbol ketajaman, Olise menunjukkan kreativitas kelas dunia, sementara Cornelius membuktikan bahwa pertahanan kuat tetap menjadi kunci perjalanan panjang di Piala Dunia.
Dengan fase grup yang masih berjalan, daftar ini dipastikan akan terus berubah mengikuti performa para pemain di lapangan.
- FIFA
- Piala Dunia 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Uruguay Tertahan Perlawanan Gigih Arab Saudi, Persaingan Grup H Piala Dunia 2026 Makin Terbuka
-
Skotlandia vs Maroko: Pertandingan Sengit Demi Tiket Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Bawa Harapan Baru, Brasil Uji Kekuatan Maroko di Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Panama vs Kroasia: Modric dan Kawan-kawan Bidik Kebangkitan untuk Amankan Posisi Tiga Besar
-
Kaleng Edisi Khusus Coca-Cola Indonesia Ajak Masyarakat Rayakan FIFA World Cup 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.