Perlu Perbaikan Mental Pemenang, Unggul 17-11 Putri KW Tetap Tak Mampu Menyelesaikan Games  

Rabu, 23 Sep 2026, 09:14 WIB

NAGOYA – Sepertinya perlu pembenahan mental agar para pemain putri Indonesia memiliki mental pemenang. Sebab sistuasi yang sebenarnya bisa menang, hilang. Jangan-jangan ada perasaan selalu merasa kalah sebelum bertanding jika melawan pemain-pemain yang lebih unggul. Padahal dari segi permainan sama, tidak beda jauh.

Contoh, Putri KW yang turun pertama di semifinal Asian Games 2026 melawan Wang Zhi Yi dari Tiongkok, sudah unggul 17-11, malah kalah juga 20-22. Mestinya bisa menang set kedua ini, karena set pertama sudah kalah 15-21. Hasil ini membuat Indonesia tertinggal 0-1 dari Tiongkok. Ganda putri juga kalah set pertama. Rachel/Febi dari ganda Tiongkok Liu/Tan.

Ket. Foto: perlu pembenahan mental — Sumber: ist

Hari ini sebanyak 21 cabang olahraga akan diikuti kontingen Indonesia pada rangkaian pertandingan Asian Games ke-20 Aichi-Nagoya 2026, Rabu, dengan cabang esports mulai bergulir dan sejumlah atlet Indonesia dijadwalkan memburu medali.

Berdasarkan jadwal kontingen Indonesia, pertandingan tersebar di sejumlah venue di Aichi dan Tokyo. Agenda dimulai sejak pagi dan berlangsung hingga malam waktu Jepang.

Cabang atletik membuka pertandingan dengan nomor jalan cepat half marathon putra dan putri. Hendro serta Violine Intan Puspita dijadwalkan tampil pada final yang berlangsung di lintasan kawasan Aichi Prefectural Government Office dan Nagoya City Hall.

Pada waktu yang berdekatan, tiga pembalap sepeda Indonesia, yakni Maulana Astnan Al Hayat, Julian Abi Manyu, dan Muhammad Syelhan Nurrahmat, turun pada final nomor road race putra. Perhatian juga tertuju pada sepak takraw yang mempertemukan tim regu putra Indonesia melawan Republik Korea pada fase Grup A.

Sementara itu, esports mulai bergulir dengan Indonesia tampil pada sejumlah nomor. Pada Action-Adventure (Naraka: Bladepoint), Moch Afthon Fathony, Natha Dhiva Arya Kusuma, Darian Wicaksana Setyawan, dan Ararat Samuel Manullang dijadwalkan menghadapi China, Thailand, serta Malaysia di Grup A.

Andika Rama Maulana juga memulai persaingan Auto Racing (Gran Turismo 7) melalui semifinal, yang dilanjutkan rangkaian final race dan perebutan medali. Pada nomor eFootball, Radinka Wiratama dan Rizky Faidan dijadwalkan menghadapi Uzbekistan pada perempat final.

Selain esports, sejumlah cabang juga memasuki fase penting. Patricia Geraldine tampil pada final jianshu dan qiangshu putri cabang wushu, sementara Juliana Klarisa dan Luluk Diana Tri Wijayana dijadwalkan bertanding pada final angkat besi kelas 53 kilogram dan 49 kilogram putri.

Bulu tangkis menghadirkan semifinal beregu putri antara Indonesia dan China serta semifinal beregu putra Indonesia melawan Thailand.

Dari cabang lain, atlet Indonesia dijadwalkan bertanding pada dayung, menembak, kano sprint, anggar, voli pantai, tenis meja, basket 3x3, karate, squash, tinju, serta renang dan berkuda yang berlangsung di Tokyo.

Sementara itu, di cluster Gifu Nisa Indira dan kawan-kawan akan turun di cabang hoki lapangan membela Indonesia saat berhadapan dengan Singapura pada fase penyisihan Grup B.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.