Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia
Senin, 03 Agu 2026, 07:39 WIBBOGOR â Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, menegaskan tim asuhannya tidak memiliki pilihan selain meraih kemenangan saat menghadapi Indonesia dalam laga Grup A ASEAN Hyundai Cup (Piala AFF) 2026 di Bogor, Senin (3/8). Laga melawan tuan rumah menjadi penentu nasib juara bertahan untuk menjaga peluang lolos ke babak semifinal.
Vietnam kini berada di posisi ketiga klasemen Grup A setelah mengoleksi empat poin dari dua pertandingan. Hasil itu didapat usai menghancurkan Timor-Leste 7-0 pada laga pembuka sebelum ditahan imbang Singapura tanpa gol.
Sementara itu, Indonesia memimpin klasemen dengan enam poin hasil kemenangan atas Kamboja (5-1) dan Timor-Leste (3-0), unggul atas Singapura yang juga mengumpulkan empat poin.
Kondisi tersebut membuat Vietnam berada di bawah tekanan. Kekalahan dari Indonesia akan membuat Golden Star Warriors bergantung pada hasil pertandingan lain untuk menjaga peluang lolos, sedangkan hasil imbang pun berpotensi menyulitkan langkah mereka ke empat besar.
"Pertandingan besok sangat penting bagi peluang kami untuk lolos ke babak berikutnya. Kami tahu bahwa kami harus menang," kata Kim Sang-sik.
"Kami bermain tandang sehingga kondisi pertandingan dan faktor mental tentu menjadi tantangan. Namun kami memiliki motivasi yang sangat tinggi dan berharap bisa meraih kemenangan."
Kim mengungkapkan staf pelatih Vietnam telah mempelajari dua pertandingan awal Indonesia. Menurutnya, skuad Garuda memiliki kualitas yang sangat baik dan pantas menjadi salah satu kandidat kuat di turnamen.
Sorotan khusus diberikan kepada penyerang Mitch Baker yang dinilai berbahaya karena postur tubuh, kemampuan duel udara, penempatan posisi, dan penyelesaian akhirnya.
"Kami telah menganalisis dua pertandingan Indonesia dan mereka memiliki skuad yang sangat kuat. Mitch Baker tinggi, kuat dalam duel udara, serta sulit dijaga karena penempatan posisi dan kemampuan mencetak golnya."
Meski demikian, Kim tetap percaya diri dengan pertahanan timnya yang belum kebobolan dalam dua laga awal. "Kami belum kebobolan dalam dua pertandingan pertama sehingga para pemain belakang memiliki kepercayaan diri. Bertahan bukan hanya tugas satu pemain, tetapi seluruh lini pertahanan harus tetap kompak dan bekerja sama."
Di kubu Indonesia, pelatih John Herdman menyambut antusias laga menghadapi juara bertahan. Menurut pelatih asal Inggris itu, pertandingan melawan Vietnam merupakan kesempatan besar bagi Garuda untuk menguasai persaingan di Grup A.
"Kami akan menjadi ujian yang sangat berat. Inilah pertandingan yang ingin Anda mainkan dalam sebuah turnamen, menghadapi tim terbaik ketika kedua tim sama-sama membutuhkannya," ujar Herdman.
"Bagi kami, ini peluang besar untuk mengambil kendali klasemen grup. Vietnam juga memiliki kepentingan besar dalam pertandingan ini sehingga saya yakin laga akan sangat menarik bagi para pendukung maupun pemain."
Indonesia sempat tampil dominan saat mengalahkan Kamboja, namun harus bekerja lebih keras sebelum akhirnya menundukkan Timor-Leste. Meski demikian, Herdman tidak mempermasalahkan cara timnya meraih kemenangan.
"Saya tidak terlalu khawatir untuk mencari penampilan yang benar-benar sempurna. Saya belum pernah melihat sebuah tim tampil sempurna selama 90 menit. Sepak bola selalu dipenuhi perubahan momentum, emosi, kartu merah, keputusan wasit, dan berbagai situasi lainnya. Yang bisa saya pastikan adalah para pemain siap bertarung menghadapi tim yang saya anggap sebagai lawan terkuat di turnamen ini. Mereka siap berjuang untuk para pendukung."
- Piala AFF
- Timnas Indonesia
- timnas vietnam
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Vs Vietnam di Fase Grup, Menguji Kemampuan Tim
-
Pekerjakan Warga Asing, Klinik Kecantikan di Bali Ditutup Kemenkes
-
Dorong Konektivitas, ASDP Lakukan Groundbreaking Dermaga II dan Peningkatan Kapasitas Dermaga I Tanjung Kalian
-
Legislator: Pemadaman Listrik Ganggu Dunia Usaha, PLN Diminta Perkuat Mitigasi
-
Kongo Disapu Ebola: 1.000 Kasus Terdeteksi, 254 Orang Tewas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.