Swedia Layangkan Protes ke Spanyol Segera Kendalikan Arus Migran

Minggu, 02 Agu 2026, 23:37 WIB

HELSINKI - Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson mendesak Spanyol untuk bertindak cepat guna "mengendalikan situasi" masuknya sejumlah besar migran dari Maroko.

Dia menekankan bahwa Spanyol harus memenuhi kewajibannya di bawah kerangka kerja sama Schengen.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

"Jika berbagai perkembangan yang terjadi berisiko memengaruhi keamanan atau situasi migrasi Swedia, pemerintah siap mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga ketertiban dan kendali," ungkap Kristersson kepada Kantor Berita Swedia, TT.

Menteri Imigrasi Swedia Johan Forssell pada Sabtu (1/8) menyerukan untuk pelaksanaan satu pertemuan luar biasa dengan mitra setaranya dari negara-negara Nordik.

Dia menyebutkan Swedia siap mendukung Spanyol melalui Badan Penjaga Perbatasan dan Pantai Eropa (Frontex) jika Madrid mengajukan permohonan bantuan.

Forssell juga menyerukan peningkatan tekanan terhadap negara-negara tetangga guna memperkuat pengawasan perbatasan dan mencegah pergerakan sekunder para migran di dalam wilayah Uni Eropa (EU).

Dia mengatakan Spanyol harus bertanggung jawab untuk memulihkan kendali atas perbatasan luar Uni Eropa. "Gambar-gambar yang beredar sangat mengkhawatirkan. Situasinya tampak seperti kekacauan," ujarnya.

Perdana Menteri Sementara sekaligus Menteri Keuangan Finlandia Riikka Purra menuturkan langkah-langkah di tingkat EU diperlukan untuk membantu Spanyol mengendalikan situasi sesuai dengan aturan migrasi Uni Eropa.

Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, Purra mempertanyakan perihal pelajaran yang dapat dipetik dari krisis pengungsi pada 2015 silam.

Dia menegaskan bahwa Finlandia harus melindungi keamanannya, seraya menambahkan pengawasan perbatasan internal dapat segera diberlakukan kembali jika diperlukan.

Menteri Luar Negeri Finlandia Elina Valtonen juga mengatakan di media sosial X bahwa situasi di Ceuta harus dikendalikan. "Pemulangan bagi mereka yang masuk tanpa izin harus segera dilakukan," desaknya.

Otoritas Spanyol memperkirakan bahwa sekitar 50.000 migran memasuki Kota Ceuta dari negara tetangga, Maroko, selama dua hari terakhir, menandai salah satu krisis migrasi ilegal terbesar yang pernah tercatat di perbatasan wilayah kantong tersebut.

Jumlah korban tewas di antara mereka yang berusaha mencapai Ceuta melalui jalur laut telah bertambah menjadi sedikitnya 57 orang per Jumat (31/7). Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Wow Ini Cara Unik Vokalis Grup Musik Kahitna Hedi Yunus untuk Rayakan Ulang Tahun

Makin Bersih dan Asri, Pemkot Yogyakarta Terjunkan Alat Berat Tata Sungai Code

Arthur Gea Raih Gelar ATP Perdana di Los Cabos, Taylor Fritz Tantang Rafael Jodar di Final Washington

Pentagon Jadwalkan Jet Tempur Generasi Keenam F-47 Terbang Tahun 2028

Festival Gir Sereng Kota Probolinggo Jadi Upaya Melestarikan Budaya Lokal

Roma Bidik Penyerang Aston Villa Evann Guessand, Negosiasi Berpotensi Gunakan Skema Pinjaman

Bursa Transfer: Manchester United Pertahankan Enzo Kana-Biyik, Schalke Bidik Buonanotte

Promosikan Kain Ulos agar Makin Banyak Dikenal

Rudal Balistik Hipersonik Iran: Pejabat Pentagon Peringatkan Pasukan AS akan Kesulitan Menghadapi Kheibar Shekan

Piala AFF 2026: Thailand Gusur Malaysia ke Puncak Grup B, Anthony Hudson Puji Clean Sheet Tim Asuhannya

Cegah Pencemaran Meluas, Enam Ton Minyak Berhasil Dibersihkan dari Perairan Semau

Kapten Timnas Sepak Bola Indonesia Rizky Ridho: para Pemain Tidak Akan Terpancing Provokasi Vietnam

Wajib Ditiru Kebijakan Ini, Pemkab Gianyar Bali Lindungi 595 Seniman melalui BPJS Ketenagakerjaan

Debut Enzo Maresca di Manchester City Berakhir Pahit, Tetap Puas Meski Kalah Adu Penalti dari Inter Milan

Dampak Kekeringan, PMI Cianjur Distribusikan Air Bersih untuk 1.322 Keluarga

Ning Lia: Jatim Juara Umum LKS Nasional Empat Kali Berturut-turut Bukti Konsistensi Gubernur Khofifah Bangun Ekosistem Pendidikan

Fiskal Daerah Tercekik, Politik Anggaran Perlu Dikoreksi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.