Rela Tempuh 6 Jam Naik Bus! WNI di Jepang Nekat Berjuang Demi Dukung Tim Badminton Indonesia
Selasa, 22 Sep 2026, 17:02 WIBNAGOYA -Â Rasa cinta terhadap Tanah Air dan olahraga bulu tangkis mendorong Sarif Hidayat, seorang warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Jepang, rela menempuh perjalanan selama enam jam dari Tokyo menuju Aichi demi mendukung langsung perjuangan atlet Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Warga negara Indonesia yang telah lima tahun bekerja di sektor manufaktur Jepang itu datang bersama istrinya, Kanaya, untuk menyaksikan pertandingan bulu tangkis, cabang olahraga favoritnya.
"Kebetulan dapat kesempatan buat nonton timnas Indonesia, seru banget sih," kata Sarif saat ditemui di Nagoya, Jepang, Selasa (22/9).
Perjalanan tersebut diawali dari keinginannya mendapatkan tiket Asian Games. Sejak April, Sarif telah mengikuti sistem undian atau ballot dan memperoleh tiket pertandingan bulu tangkis yang digelar di Aichi.
"Saya sebenarnya sudah mengikuti ballot dari bulan April. Sekarang September, jadi kebetulan dapat tiket bulu tangkis. Kemarin nonton women's single di Aichi sana," ujarnya.
Sarif memilih datang ke Aichi meski sejumlah pertandingan Asian Games juga berlangsung di kawasan Tokyo. Baginya, kesempatan menyaksikan langsung pertandingan bulu tangkis lebih menarik karena kecintaannya terhadap olahraga tersebut.
"Saya lebih tertarik untuk menonton badminton karena memang suka olahraga itu. Indonesia juga punya tradisi yang baik di badminton," kata pria asal Purwokerto tersebut.
Pertandingan yang disaksikan Sarif adalah pertandingan babak pertama nomor beregu putri Indonesia melawan Mongolia yang berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Senin (21/9).
Dia melihat langsung penampilan solid Putri Kusuma Wardhani mengalahkan wakil Mongolia Enkhlen Tselmeg-Od dengan skor 21-4, 21-3, yang mengantarkan tim beregu putri Indonesia ke babak semifinal Selasa ini.
Kecintaan kepada olahraga bulu tangkis juga membuat Sarif menyaksikan dan memberikan dukungan langsung kepada atlet Indonesia pada Japan Open 2026 yang berlangsung pada Juli.
Sarif dan Kanaya melakukan perjalanan berdua tanpa membuat janji dengan teman-teman Indonesia. Momen tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk mengisi waktu libur panjang Silver Week di Jepang.
Bagi Sarif, perjalanan jauh tersebut terbayar dengan pengalaman melihat langsung atlet Indonesia bertanding. Setelah tiga hari berada di Aichi, dia berencana kembali menuju Tokyo hari ini menggunakan bus dengan waktu tempuh sekira enam jam.
- wni di jepang
- bulu tangkis indonesia
- asian games 2026
- asian games aichi nagoya
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
BRIN Kembangkan Sistem Monitoring Air Tanah untuk Kurangi Risiko Karhutla di Lahan Gambut
-
Pelatih Fokus Benahi Penyelesaian Akhir dan Mentalitas Pemain PSIM Yogyakarta
-
Bantuan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa Flores
-
Rela Lepas Asian Games 2026, Ini Alasan Janice Tjen dan Pelti Pertaruhkan Demi Australian Open
-
Ada yang Menarik di PSS Sleman! Pieter Huistra Soroti Sinergi Antar Pemain
-
Kejar Pasokan 250 Ton Sampah untuk PSEL Piyungan, Bantul Kerahkan 50 Truk
-
Peluang Coba LRT, Tarif Hanya Rp8
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.