Menko Polkam: Jangan Sekadar Wacana, Kereta Api Kalimantan Harus Segera Dibangun

Minggu, 02 Agu 2026, 03:00 WIB

Banjarbaru – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menegaskan Kalimantan masih membutuhkan pembangunan infrastruktur transportasi yang lebih luas, terutama jaringan kereta api, untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Menurut Djamari, luas wilayah Kalimantan dengan potensi sumber daya alam yang tersebar memerlukan sistem transportasi yang terintegrasi agar mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan pengembangan potensi daerah dapat berjalan lebih optimal.

Ket. Foto: Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago (tengah) saat kunjungan kerja di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (1/8). — Sumber: Antara

"Luas wilayah Kalimantan dengan potensi sumber daya yang tersebar membutuhkan infrastruktur penghubung yang memadai agar mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan pengelolaan potensi daerah dapat berjalan lebih optimal," kata Djamari saat kunjungan kerja dan ramah tamah dengan pemerintah daerah di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (1/8).

Ia menilai pembangunan jaringan kereta api harus menjadi perhatian serius karena merupakan salah satu kunci untuk menghubungkan lima provinsi di Kalimantan yang memiliki wilayah luas dan potensi ekonomi besar.

"Bidang transportasi saja, di Kalimantan ini membutuhkan kereta api berapa banyak? Konsep itu jangan hanya bicara, harus terealisasikan," ujarnya.

Selain pembangunan jalur kereta api, Djamari juga menekankan pentingnya penguatan infrastruktur transportasi lainnya, seperti jalan, pelabuhan udara, dan transportasi laut yang terintegrasi agar konektivitas antardaerah semakin baik.

Menurut dia, keterhubungan antardaerah akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena mampu memperlancar mobilitas orang, distribusi logistik, dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah.

Ia menambahkan pembangunan sektor transportasi bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga menjadi strategi jangka panjang dalam meningkatkan daya saing Kalimantan sebagai salah satu kawasan strategis nasional.

"Kami berharap perhatian terhadap pembangunan konektivitas terus ditingkatkan sehingga potensi besar Kalimantan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan daerah," kata Djamari.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.