Agrinas dan Pertamina Power Terus Perkuat Ekosistem Pengembangan Biofuel

Kamis, 30 Jul 2026, 07:45 WIB

JAKARTA - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Pertamina Power Indonesia terus memperkuat sinergi dalam pengembangan biofuel nasional sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan dan ketahanan energi yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Mohammad Abdul Ghani, mengatakan sinergi antarbadan usaha milik negara menjadi langkah penting untuk mempercepat pembangunan industri biofuel nasional yang terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir.

Ket. Foto: PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Pertamina Power Indonesia bersinergi kembangkan biofuel. — Sumber: antara foto

"Kolaborasi dengan PT Pertamina Power Indonesia diharapkan mampu mengoptimalkan potensi kedua perusahaan sehingga terbentuk ekosistem biofuel yang terintegrasi, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian nasional,” ujar Abdul Ghani di Jakarta, Kamis (30/7).

Kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2026 yang menugaskan Agrinas Palma Nusantara mendukung percepatan swasembada pangan dan energi melalui pengembangan sektor pertanian beserta hilirisasinya.

Agrinas Palma Nusantara berencana membangun ekosistem biofuel yang mencakup pengembangan kawasan budidaya singkong sebagai bahan baku bioetanol dan reaktivasi fasilitas biodiesel PT Bayas Biofuels.

Sementara itu, PT Pertamina Power Indonesia menyatakan siap menindaklanjuti peluang kerja sama melalui penyusunan studi kelayakan, pembagian peran, dan pengembangan model bisnis sebagai dasar pelaksanaan proyek.

Salah satu proyek yang dibahas adalah pengembangan kawasan budidaya singkong seluas sekitar 33.000 hektare di Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Kawasan ini diproyeksikan mampu memasok kebutuhan pabrik bioetanol berkapasitas hingga 300 kiloliter per hari.

Kawasan tersebut dinilai memiliki keunggulan karena didukung akses logistik yang memadai. Lokasinya hanya sekitar 6,5 kilometer dari jetty dan memiliki jalur sungai yang dapat dilalui tongkang hingga 5.000 ton.

Selain itu, kondisi lahan yang relatif datar memungkinkan penerapan budidaya singkong secara modern dengan mekanisasi, mulai dari pengolahan lahan hingga panen. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, menekan biaya operasional, serta memperkuat rantai pasok bioetanol.

Agrinas Palma Nusantara memiliki mandat untuk mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan dan ketahanan energi. "Melalui kolaborasi ini, kami berharap proses penyusunan studi kelayakan hingga implementasi proyek dapat berjalan lebih cepat sehingga mampu memperkuat pasokan energi terbarukan sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian nasional," kata Abdul Ghani.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Power Indonesia, John Anis, mengatakan pihaknya menyambut baik peluang kolaborasi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pengembangan energi baru dan terbarukan di Indonesia.

"Kami melihat sinergi ini sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem biofuel nasional. PT Pertamina Power Indonesia siap menindaklanjuti pembahasan bersama Agrinas Palma Nusantara melalui penyusunan studi kelayakan dan skema kerja sama yang memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan sekaligus mendukung program strategis pemerintah," ujar John Anis.

Melalui sinergi ini, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Pertamina Power Indonesia diharapkan dapat mempercepat pengembangan biofuel nasional yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Kolaborasi kedua perusahaan juga diharapkan mampu mendukung program ketahanan pangan, ketahanan energi, serta hilirisasi sektor pertanian, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

Pemerintah Kabupaten Natuna Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Bikin Geger! Robot Humanoid Kalahkan Rekor Dunia Lari 100 Meter Putra di Beijing

Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.