Pemkab Banyuwangi Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia Lewat Program Lentera Lansia
Rabu, 29 Jul 2026, 16:33 WIBBanyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia atau lansia daerah melalui program Lentera Lansia (Layanan Terintegrasi Bagi Lansia).
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono di Banyuwangi, Rabu (29/7), menyampaikan program Lentera Lansia kolaborasi dengan Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (Piveri) itu mengintegrasikan berbagai layanan mulai kesehatan hingga pemberdayaan.
"Terima kasih juga kepada semua pihak yang terus berkolaborasi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, insya-Allah dengan kerja bersama, semua akan lebih ringan," katanya.
Menurut Mujiono, Banyuwangi juga memiliki berbagai kebijakan pro-lansia, di antaranya program Rantang Kasih yang memberikan makanan bergizi secara rutin bagi lansia miskin sebatang kara.
Selain itu, lanjutnya, Banyuwangi juga memberikan ruang aspirasi kepada para lansia untuk ikut terlibat dalam pembangunan melalui forum Rembuk Lansia.
"Semua harapan, ide dan gagasan dari lansia kami catat dan dijadikan rujukan pengambilan kebijakan daerah yang lebih ramah lansia," tutur Mujiono.
 Mujiono menambahkan, pemerintah daerah setempat juga memiliki inovasi Mal Orang Sehat yang mengubah paradigma puskesmas dari tempat orang sakit menjadi tempat yang juga melayani orang sehat. Warga didorong datang ke puskesmas tidak hanya saat sakit, namun masyarakat bisa mengkonsultasikan masalah kesehatannya secara rutin, sehingga saat ada masalah bisa dideteksi sejak dini.
"Kami juga menggulirkan program Jemput Bola, tim akan keliling ke rumah-rumah warga lansia, khususnya miskin dan sebatang kara, untuk memeriksa kesehatan maupun masalah sosial lainnya," tuturnya.
Sementara Ketua Piveri Banyuwangi Wahyuni Dahliyana mengatakan program ini dilatarbelakangi berbagai permasalahan yang kerap dialami para lansia, seperti masalah kesehatan hingga ekonomi.
"Melalui program ini, kami ingin menghadirkan solusi untuk berbagai permasalahan tersebut. Program ini memberikan pendampingan dan pelayanan terintegrasi, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi bersama psikolog hingga menggelar berbagai pelatihan agar mereka bisa tetap aktif dan produktif," paparnya.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Dibangun dari Tuban Sampai Gresik, Khofifah dan Wamen KP Bahas Percepatan Pembangunan Giant Sea Wall
-
Tour de Suisse Jadi Ujian Terakhir Pogacar Sebelum Memburu Sejarah di Tour de France
-
Hadapi Musim Kering, Ribuan Hektare Lahan Tani di Garut Diasuransikan
-
Situasi Arus Mudik di Pelabuhan Ketapang
-
Jadwal Lengkap Pelaksanaan SPMB 2026 Kota Depok untuk Jenjang TK–SMP
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.