Kepala BGN Sudaryono Resmikan Pusat Pelayanan Terpadu, Jamin Transparansi

Rabu, 29 Jul 2026, 16:10 WIB

JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meresmikan Pusat Pelayanan Terpadu dan Media Center BGN sebagai langkah memperkuat tata kelola lembaga yang terbuka, transparan, dan akuntabel. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi pintu utama bagi masyarakat maupun pihak eksternal dalam menyampaikan aspirasi, aduan, serta berbagai bentuk komunikasi resmi kepada BGN.

Peresmian fasilitas baru itu juga menjadi bagian dari upaya BGN membangun sistem pelayanan publik yang lebih profesional. Dengan adanya mekanisme yang jelas, seluruh proses komunikasi dengan masyarakat dapat dilakukan secara terbuka sekaligus meminimalkan potensi penyalahgunaan kewenangan.

Ket. Foto: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meresmikan Pusat Pelayanan Terpadu dan Media Center BGN sebagai langkah memperkuat tata kelola lembaga yang terbuka, transparan, dan akuntabel. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi pintu utama bagi masyarakat maupun pihak eksternal dalam menyampaikan aspirasi, aduan, serta berbagai bentuk komunikasi. — Sumber: Koran Jakarta/Safira Salsabilla

Sudaryono menegaskan sejak awal dirinya telah berkomitmen menjadikan BGN sebagai lembaga yang bekerja secara transparan. Menurutnya, seluruh proses pelayanan maupun pengambilan keputusan harus dilakukan secara terbuka tanpa ada praktik yang dilakukan secara tertutup.

“Ini menunjukkan komitmen sebagaimana sudah saya sampaikan di awal-awal dulu, kita ini maunya terang-benderang, tidak ada yang sembunyi-sembunyi, tidak ada yang diam-diam, tidak ada yang gelap-gelap, semua yang terang-benderang,” ujar Sudaryono, Rabu (29/7/2026).

Ia menjelaskan, Pusat Pelayanan Terpadu dan Media Center difungsikan sebagai "zona hijau" yang menjadi ruang resmi bagi masyarakat maupun berbagai pihak yang ingin berinteraksi dengan BGN. Seluruh komunikasi kelembagaan diharapkan berlangsung melalui area tersebut sehingga lebih tertib dan terdokumentasi dengan baik.

Menurut Sudaryono, penerapan sistem tersebut bertujuan mencegah munculnya "zona merah", yakni pertemuan informal yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Dengan demikian, seluruh aktivitas komunikasi dapat dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dan tetap menjaga integritas lembaga.

Mantan Wakil Menteri Pertanian itu menegaskan semua bentuk aduan, penyampaian aspirasi, hingga komunikasi kedinasan kini wajib melalui mekanisme resmi yang telah disediakan. Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap tata kelola Badan Gizi Nasional.

“Jadi segala aduan, segala hal yang memang mau dibicarakan harus dibicarakan secara resmi,” tegas Sudaryono.

Melalui peresmian Pusat Pelayanan Terpadu dan Media Center, BGN berharap pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih mudah diakses, transparan, dan akuntabel. Kehadiran fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya kerja yang berintegritas sekaligus memastikan setiap proses komunikasi berlangsung secara terbuka dan sesuai ketentuan.

  • Tata Kelola
  • Media Center
  • Wamentan Sudaryono
  • Program MBG
  • Badan Gizi Nasional (BGN)
  • Dapur SPPG
  • Sudaryono
  • Pusat Pelayanan Terpadu

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

Karhutla Tanah Bumbu, Polisi Bagikan Masker untuk Lindungi Warga dari Asap.

Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten.

Kementerian PU Turun Tangani Karhutla di Tanjung Selor, Kaltara.

Kabut Asap Karhutla Muncul, Pelayaran Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Tetap Normal.

Sungai Musi Dipenuhi Sampah, Wali Kota Palembang Ajak Warga Bergerak.

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal”, Ternyata Ada 1.800 Ton Senilai Rp4.000 Triliun

Mau Selamatkan Harimau? Rantai Makanan Harus Dijaga.

Rayakan 5 Abad Banjarmasin, Festival Tari Daerah Jadi Upaya Lestarikan Tradisi.

Polisi Buru Pemodal Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel

Gempa M4,8 Guncang Perairan 84 Km Timur Laut Ruteng Manggarai NTT.

Rumah Adat di Kawasan Wisata Sade Lombok Terbakar.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.