Cilegon Alami Kekeringan Parah, Air Bersih Jadi Barang Langka
Rabu, 29 Jul 2026, 20:25 WIBJAKARTA â Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat membantu masyarakat terdampak kekeringan di wilayah Kubang Sepuh, Kota Cilegon, Provinsi Banten, dengan menyalurkan bantuan air bersih. Distribusi bantuan tersebut dilakukan melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) Kekeringan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3).
Kegiatan ini merupakan implementasi dari Visi PU 608 yang menjadi arah pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, melalui penyediaan kebutuhan dasar, peningkatan kualitas hidup, mendorong produktivitas, hingga menciptakan pertumbuhan ekonomi.
Menteri PU, Dody Hanggodo menekankan bahwa air merupakan fondasi utama pembangunan berkelanjutan. Menurut Menteri Dody, air berperan penting dalam mendukung sektor pertanian, energi, aksi iklim, pengentasan kemiskinan, hingga berbagai agenda pembangunan lainnya.
âKita harus memastikan setiap tetes air memberikan manfaat yang optimal. Dan setiap masyarakat harus merasakan manfaat sebesar-besarnya dari pengelolaan sumber daya air,â kata Menteri Dody di Jakarta, Rabu (29/7).
Sebanyak 5.000 liter air bersih telah disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di Lingkungan Kubang Sepuh. Bantuan ini menjangkau sekitar 88 kepala keluarga atau sekitar 310 jiwa yang mengalami kesulitan air bersih akibat musim kemarau panjang El Nino.
Ketua RT 04 RW 02 Lingkungan Kubang Sepuh, Jahidi menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Kementerian PU. Ia mengungkapkan bahwa warga telah lama mengalami krisis air bersih, bahkan sumur yang ada mulai mengering.
âSyukur Alhamdulillah Kementerian PU bergerak untuk menangani masyarakat kami yang sudah lama kekeringan air. Terima kasih sudah membantu masyarakat kami masalah air bersih, masalah kekeringan. Harapan kami bukan sekali ini saja karena masyarakat kami sangat membutuhkan,â ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, pendistribusian air bersih ini juga mendapat dukungan dari Perum Jasa Tirta II yang menyediakan satu unit mobil tangki air berkapasitas 7.000 liter. Kolaborasi ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau masih berlangsung.
Kementerian PU menegaskan akan terus memantau kondisi di lapangan dan siap mengambil langkah cepat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata.
- Cilegon
- dampak El Nino
- Kementerian PU
- Darurat Kekeringan
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Hadapi Kemarau, Pemerintah Salurkan 11.000 Pompa Air ke Daerah
-
Tarik Wisatawan, PU Bangun Ulang Bandara Bandaneira, Perpanjang Runway hingga 2,2 KM
-
Status Siaga Darurat! PU Kerahkan 5 Mobil Tangki Kirim 40 Ribu Liter Air ke Cimahi
-
Sekolah Rakyat di Bali Resmi Dipakai! Ada Asrama, Lapangan hingga Pura
-
39.540 Hektare Sawah Terselamatkan! Ini Manfaat 5 Bendungan yang Baru Diresmikan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.