Tailan dan Malaysia Unjuk Kekuatan

Selasa, 28 Jul 2026, 06:38 WIB

JAKARTA - Tailan dan Malaysia langsung mengirimkan sinyal kuat pada awal perjalanan ASEAN Hyundai Cup (Piala AFF) 2026. Dua rival utama kawasan Asia Tenggara itu sama-sama meraih kemenangan di laga pembuka Grup B, tetapi dengan cerita berbeda. Tailan menunjukkan dominasi melalui pesta lima gol atas Laos, sementara Malaysia memperlihatkan mental juara setelah bangkit menaklukkan Myanmar.

Hasil tersebut menjadi gambaran awal ketatnya persaingan menuju fase berikutnya, termasuk bagi Timnas Indonesia yang mengusung ambisi besar untuk kembali bersaing di turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara tersebut.

Ket. Foto: Perayaan gol pemain Malaysia dan Tailan di Piala AFF 2026. — Sumber: Sumber : Instagram aff_aseanfootball

Tailan menjadi tim yang paling mencuri perhatian dalam laga perdana. Mengandalkan kombinasi pemain senior dan talenta muda, tim asuhan Anthony Hudson tampil agresif sejak menit pertama dan menghancurkan Laos 5-0 di Vientiane.

Kemenangan besar itu sekaligus menjadi panggung bagi generasi baru Tailan. Kakana Khamyok mencetak dua gol dalam penampilan internasional ketiganya. Sedangkan Yotsakon Burapha dan Teerasak Poeiphimai juga ikut mencatatkan nama di papan skor.

Performa para pemain muda tersebut membuat Hudson semakin percaya diri bahwa Tailan memiliki kedalaman skuad yang menjanjikan. Namun, pelatih asal Inggris itu menegaskan tidak ada pemain yang mendapat tempat secara otomatis.

“Tidak ada pemain yang mendapatkan posisi starter atau menit bermain hanya karena mereka masih muda atau lebih berpengalaman. Kesempatan akan diberikan kepada mereka yang memang pantas mendapatkannya,” ujar Hudson.

Meski menang telak, Tailan tidak ingin cepat puas. Fokus mereka kini tertuju pada laga berikutnya menghadapi Malaysia, pertandingan yang berpotensi menjadi penentu kekuatan Grup B. Di sisi lain, Malaysia memperlihatkan karakter berbeda. Harimau Malaya tampil tidak dominan sepanjang pertandingan, tetapi mampu menunjukkan ketangguhan mental saat membalikkan keadaan melawan Myanmar.

Tertinggal lebih dulu melalui gol Myat Kaung Khant pada menit ke-10, Malaysia bangkit di babak kedua berkat dua gol kapten Paulo Josue yang tercipta hanya dalam waktu lima menit. Kemenangan 2-1 itu menjadi modal penting bagi tim asuhan Tan Cheng Hoe.

Tan menilai kemenangan tersebut meningkatkan kepercayaan diri pemain, meski masih banyak aspek yang harus diperbaiki. “Hasil ini akan meningkatkan kepercayaan diri para pemain. Kami tahu masih ada beberapa kelemahan dalam tim, dan kami sedang membangun karakter yang dibutuhkan untuk bersaing,” ujar Tan.

Salah satu pekerjaan rumah Malaysia adalah kondisi fisik pemain. Sebagian besar anggota skuad baru kembali menjalani latihan pramusim bersama klub masing-masing sehingga kebugaran belum berada pada level terbaik.

Namun, Tan tetap optimistis dengan komposisi timnya yang menggabungkan pemain muda dan berpengalaman. “Kami memiliki perpaduan yang baik antara pemain muda dan pemain berpengalaman. Mereka bekerja sama dengan sangat baik,” tutur Tan.

Bagi Timnas Indonesia, hasil yang diraih Tailan dan Malaysia menjadi peringatan sekaligus motivasi. Persaingan di Piala AFF 2026 kembali menunjukkan bahwa kekuatan utama Asia Tenggara tidak hanya ditentukan oleh nama besar, tetapi juga kesiapan skuad, kedalaman pemain, dan kemampuan beradaptasi selama turnamen.

Tailan masih menjadi kekuatan tradisional dengan pengalaman panjang dan mental juara setelah tujuh kali mengangkat trofi Piala AFF. Malaysia, meski sempat mengalami pasang surut dalam beberapa tahun terakhir, tetap menjadi lawan berbahaya dengan organisasi permainan yang semakin solid.

Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing apabila mampu menjaga konsistensi permainan dan memaksimalkan kualitas pemain muda yang menjadi fondasi utama skuad. Perkembangan pemain-pemain baru menjadi faktor penting mengingat persaingan kawasan semakin merata. ben/G-1

  • timnas malaysia

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.