Dukung Ketahanan Pangan, Pasaman Barat Lindungi Kawasan Pertanian Seluas 7.265 Hektare
Selasa, 28 Jul 2026, 07:22 WIBSIMPANG EMPAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) melindungi Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) seluas 7.265 hektare sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan.
"Luas 7.265 hektare itu terdiri dari Data Lahan Baku Sawah (LSB) sebagai Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) seluas 6.656 hektare dan data non LBS dan cetak sawah seluas 609 hektare," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Pasaman Barat Afdal di Simpang Empat, Senin (27/7).
Menurutnya berdasarkan data lahan baku sawah (LBS) menurut Keputusan Menteri ATR/BPN Tahun 2024 di Pasaman Barat seluas 7.190 hektare.
Data capaian perbandingan data LBS sebagai KP2B seluas 6.656 hektare dengan LBS Tahun 2024 seluas 7.190 hektare.
Berdasarkan Perpres No.12 Tahun 2025 tentang RPJMN Tahun 2025-2029, target pemenuhan luas LBS yang ditetapkan sebagai lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) minimal adalah sebesar 87 persen. Artinya luas KP2B telah melebihi target yang ditetapkan.
"Luas lahan pertanian inilah yang akan kita lindungi agar jangan beralih fungsi. Sosialisi terus kita lakukan kepada masyarakat," ujar dia.
Dia menyebutkan program LP2B merupakan kebijakan strategis pemerintah untuk mengendalikan alih fungsi lahan pertanian produktif di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan.
Melalui perlindungan kawasan pertanian, pemerintah menargetkan produksi pangan tetap terjaga sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Kebijakan tersebut juga sejalan dengan program prioritas nasional dan mendukung implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat kemandirian bangsa melalui sektor pangan.
"Selain itu, kebijakan ini mendukung pembangunan berkelanjutan di bidang ekonomi, energi, serta pengelolaan ruang yang berwawasan lingkungan," katanya.
- Pasaman Barat
- ketahanan pangan
- Lindungi Kawasan Pertanian
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Di Jakarta Fair 2026, Panasonic Perkenalkan Produk Premium Terbaru
-
Malam Satu Suro, Kapan dan Apa Maknanya bagi Masyarakat Jawa?
-
New York Abadikan Thierry Henry dan Pele Menjadi Nama Jalan Raya Jelang Piala Dunia
-
Digitalisasi Jalan Terus, SDM Harus Siap! Ini Jurus Kemenperin Upgrade Pekerja Industri
-
TNI Masuk Kampung di Puncak Jaya, Warga Malah Sambut dengan Haru, Ada Apa?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.