Alonso Yakin Duet Rogers-Palmer Jadi Senjata Baru Chelsea Bangkit dari Keterpurukan

Selasa, 28 Jul 2026, 07:00 WIB

SYDNEY – Pelatih baru Chelsea, Xabi Alonso, meyakini duet Morgan Rogers dan Cole Palmer akan menjadi fondasi kebangkitan The Blues pada musim 2026/2027. Menurut pelatih asal Spanyol itu, karakter kedua pemain Timnas Inggris tersebut saling melengkapi dan mampu menghadirkan dimensi baru dalam permainan Chelsea.

Optimistis Alonso muncul setelah Chelsea resmi mendatangkan Rogers dari Aston Villa pekan lalu. Gelandang berusia 24 tahun itu diikat dengan kontrak hingga 2033 dalam transfer yang menurut media Inggris bernilai 117 juta pound sterling atau sekitar 2,53 triliun rupiah. Nilai tersebut menjadikan Rogers sebagai pemain Inggris termahal sepanjang sejarah.

Ket. Foto: Xabi Alonso optimistis duet Morgan Rogers dan Cole Palmer mampu menjadi motor kebangkitan Chelsea. — Sumber: Chelsea

Bagi Alonso, perekrutan Rogers merupakan langkah penting dalam proyek membangun kembali Chelsea yang terpuruk setelah menjalani musim tanpa gelar dan hanya finis di peringkat ke-10 Liga Inggris.

"Di posisi itu kami membutuhkan pemain yang benar-benar berkualitas. Saya rasa tidak banyak pilihan yang lebih baik daripada Morgan. Kehadirannya sangat berarti bagi semua orang di klub," ujar Alonso dalam konferensi pers menjelang laga uji coba pramusim melawan Western Sydney Wanderers, Senin (27/7).

Alonso mengaku telah memiliki gambaran jelas mengenai peran Rogers di dalam tim. Ia bahkan optimistis Rogers akan langsung membangun chemistry dengan Cole Palmer, yang juga merupakan sahabat sekaligus rekan setimnya di Timnas Inggris.

"Saya sudah memiliki rencana dan gambaran mengenai bagaimana mereka bermain bersama. Saya bisa melihat keduanya akan terhubung dengan sangat baik di lapangan," kata Alonso.

Mantan pelatih Bayer Leverkusen itu menilai keseimbangan tim menjadi kunci agar kreativitas Rogers dan Palmer dapat berkembang tanpa mengorbankan stabilitas permainan.

"Anda membutuhkan perpaduan yang tepat antara pemain yang menjaga keseimbangan tim dan pemain yang diberi kebebasan berkreasi."

"Jika kami menemukan keseimbangan itu dan menempatkan pemain-pemain spesial di posisi yang tepat, dengan kontrol permainan yang baik, saya yakin kami akan menjadi tim yang jauh lebih kompetitif, baik saat menguasai bola maupun ketika bertahan."

Selain kualitas teknik, Alonso juga menyoroti fleksibilitas Rogers yang mampu dimainkan di beberapa posisi lini tengah maupun lini depan.

Menurutnya, kemampuan itu akan memudahkan Chelsea membangun kombinasi permainan yang lebih dinamis sekaligus mempererat kerja sama antarpemain.

"Jika koneksi antarpemain bisa terbangun dengan baik, jika mereka saling memahami, saling mencari ruang, dan mampu membangun kombinasi secara alami, saya yakin itu akan menjadi langkah besar dalam meningkatkan kualitas permainan kami," ujar Alonso.

Ia berharap hubungan yang telah terjalin antara Rogers dan Palmer di Timnas Inggris dapat mempercepat proses adaptasi di Stamford Bridge.

Chelsea memasuki musim baru dengan tekanan besar setelah gagal memenuhi ekspektasi pada musim lalu. Selain nirgelar, performa inkonsisten membuat klub asal London Barat itu hanya mampu mengakhiri Liga Inggris di posisi ke-10, jauh dari persaingan menuju Liga Champions.

Kedatangan Alonso diharapkan menjadi awal era baru bagi The Blues. Manajemen juga menunjukkan keseriusannya dengan mendatangkan Rogers sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat sektor kreatif tim.

Chelsea dijadwalkan mengawali kiprahnya di Liga Primer Inggris musim 2026/2027 dengan menghadapi Fulham pada 24 Agustus, laga yang akan menjadi kesempatan pertama bagi Alonso memperlihatkan wajah baru tim asuhannya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.