Chelsea Coba Racikan Alonso

Selasa, 28 Jul 2026, 06:23 WIB

SYDNEY — Tur pramusim di Australia menjadi panggung awal bagi dua klub raksasa Liga Inggris, Chelsea dan Tottenham Hotspur, untuk mengukur kesiapan menghadapi musim 2026-2027. Meski sama-sama menjalani laga persahabatan, kedua tim membawa misi berbeda. Chelsea mulai membangun identitas baru di bawah Xabi Alonso. Sedangkan Tottenham berupaya memastikan kebangkitan setelah selamat dari ancaman degradasi musim lalu.

Chelsea akan membuka rangkaian tur dengan menghadapi Western Sydney Wanderers di Accor Stadium, Sydney, Selasa (28/7) sore WIB. Laga tersebut menjadi penampilan publik pertama The Blues setelah Alonso resmi mengambil alih kursi pelatih dan menjalani masa persiapan bersama skuad asuhannya.

Ket. Foto: Manajer tim sepak bola Liga Premier Inggris Chelsea, Xabi Alonso, berbicara selama konferensi pers di Sydney pada 27 Juli 2026. — Sumber: DAVID GRAY / AFP

Sebelum terbang ke Australia, Chelsea memang telah memainkan dua pertandingan uji coba tertutup melawan Crawley Town dan Bromley. Kedua laga itu dimenangkan The Blues, tetapi belum cukup memberikan gambaran mengenai wajah baru tim karena berlangsung tanpa sorotan publik.

Kini, Alonso memasuki fase yang lebih penting. Tur pramusim bukan sekadar mencari kemenangan, melainkan membangun pola permainan, memperkuat chemistry antarpemain, sekaligus menentukan komposisi terbaik sebelum kompetisi resmi dimulai.

Pelatih asal Spanyol tersebut membawa 28 pemain dalam lawatan ke Australia. Hampir seluruh pilar utama ikut serta, termasuk Levi Colwill, Cole Palmer, Joao Pedro, dan wonderkid Brasil Estevao Willian. Mereka diperkirakan akan memperoleh menit bermain untuk mempercepat adaptasi terhadap filosofi permainan Alonso.

Di bawah mistar, Robert Sanchez dipersiapkan sebagai penjaga gawang utama Chelsea musim ini. Pramusim menjadi kesempatan penting baginya untuk kembali menemukan performa terbaik sekaligus memperkokoh posisinya sebagai pilihan pertama.

Selain pemain senior, Alonso juga membuka peluang bagi talenta akademi. Landon Emenalo termasuk di antara nama-nama muda yang dibawa ke Australia. Tur ini menjadi ajang pembuktian bagi mereka untuk menunjukkan bahwa kualitas akademi Chelsea tetap mampu menghasilkan pemain yang layak bersaing di level tertinggi.

Namun, tidak semua pemain dapat bergabung. Geovany Quenda masih menjalani pemulihan cedera ringan sehingga baru akan menyusul ketika Chelsea melanjutkan tur ke Asia. Penyerang Emmanuel Emegha juga dipastikan absen sepanjang tur karena masih memulihkan cedera otot.

Sementara itu, para pendukung Chelsea masih harus menunggu debut pemain termahal klub Morgan Rogers serta kembalinya kapten Reece James. Keduanya belum bergabung setelah mendapat waktu istirahat pasca membela negaranya di Piala Dunia.

Di atas kertas, Western Sydney Wanderers memang bukan lawan sepadan bagi juara dunia antarklub tersebut. Namun, tim besutan Ufuk Talay tetap memiliki motivasi besar untuk menciptakan kejutan di hadapan publik sendiri.

Wanderers baru saja memastikan langkah ke babak 16 besar Hahn Australia Cup setelah mengalahkan Tigers FC 2-0. Hasil itu memberi suntikan kepercayaan diri setelah musim domestik 2025-2026 berakhir mengecewakan dengan posisi juru kunci klasemen A-League yang berujung pergantian pelatih.

Setelah menghadapi Wanderers, Chelsea akan menjalani ujian yang lebih berat ketika bertemu Tottenham Hotspur pada tanggal 1 Agustus di Sydney. Pertandingan tersebut diperkirakan menjadi tolok ukur yang lebih akurat untuk melihat perkembangan tim racikan Alonso.

Tottenham Menang

Di kubu Tottenham, sinyal positif mulai terlihat sejak pertandingan pertama tur pramusim. Tim asuhan Roberto De Zerbi mengalahkan juara A-League Auckland FC dengan skor 2-0 di Eden Park, Selandia Baru.

Dane Scarlett membuka keunggulan pada menit ke-12 sebelum Richarlison memastikan kemenangan pada babak kedua. Laga itu juga mencatat sejarah dengan kehadiran 40.112 penonton, rekor tertinggi untuk pertandingan sepak bola putra di Selandia Baru.

Meski menang meyakinkan, hasil akhir bukan menjadi fokus utama De Zerbi. Pelatih asal Italia itu lebih memanfaatkan pertandingan sebagai uji coba untuk mengevaluasi kedalaman skuad. Delapan pemain akademi mendapat kesempatan tampil, sementara sejumlah pemain inti sengaja diistirahatkan demi menjaga kondisi fisik setelah perjalanan panjang menuju Oseania.

“Kami ingin memberi kesempatan kepada para pemain muda. Setelah perjalanan yang sangat panjang, kami tidak ingin mengambil risiko memainkan pemain yang belum siap,” ujar De Zerbi. Rekrutan baru Mateus Fernandes yang didatangkan dari West Ham dengan nilai transfer 85 juta pound sterling menjadi satu-satunya pemain baru yang langsung mendapat kesempatan tampil. Sebaliknya, Andy Robertson, Jan Paul van Hecke, dan Sandro Tonali belum diturunkan.

Tottenham selanjutnya akan menghadapi Sydney FC sebelum menantang Chelsea. Bagi De Zerbi, rangkaian tur ini bukan sekadar persiapan teknis, tetapi juga momentum mengubah mentalitas tim setelah musim lalu hanya mampu finis di peringkat ke-17 Liga Inggris.

Karena itu, laga Chelsea kontra Tottenham nanti diperkirakan bukan sekadar laga pramusim biasa. Pertandingan tersebut akan mempertemukan dua proyek besar dengan arah berbeda. Chelsea ingin membuktikan bahwa era Alonso mampu membawa identitas baru, sedangkan Tottenham berusaha menunjukkan bahwa masa sulit musim lalu telah menjadi bagian dari masa lalu. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.