• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • BRI JF3 2026 Gandeng Desai...

BRI JF3 2026 Gandeng Desainer Korea, Prancis, dan ASEAN di Panggung Utama

Jumat, 24 Jul 2026, 13:00 WIB

JAKARTA - BRI JF3 Fashion Festival 2026 terus memperkuat posisinya sebagai ajang mode bertaraf internasional melalui kolaborasi dengan berbagai institusi dan desainer dari mancanegara. Festival yang berlangsung di Summarecon Mall Kelapa Gading dan Summarecon Mall Serpong ini menghadirkan kolaborasi lintas negara sekaligus memperluas jejaring industri fashion Indonesia di tingkat global.

Salah satu kolaborasi yang menjadi sorotan datang dari Prancis melalui keterlibatan École Duperré Paris. Institusi mode ternama tersebut akan menggelar presentasi bersama para peserta inkubasi PINTU dan para finalis Future Fashion Designer (FFD) 2026 sebagai bentuk pertukaran kreativitas dan pengembangan talenta muda di industri fashion.

Ket. Foto: BRI JF3 Fashion Festival 2026 terus memperkuat posisinya sebagai ajang mode bertaraf internasional melalui kolaborasi dengan berbagai institusi dan desainer dari mancanegara. Festival yang berlangsung di Summarecon Mall Kelapa Gading dan Summarecon Mall Serpong ini menghadirkan kolaborasi lintas negara sekaligus memperluas jejaring industri fashion. — Sumber: Istimewa

Dari kawasan Asia Tenggara, ASEAN Fashion Designers Showcase (AFDS) menghadirkan sejumlah desainer dan brand ternama, di antaranya Erjohn dela Serna House of Designs dari Filipina, KINNALY dari Laos, serta Indra Murak dari Singapura. Kehadiran mereka diharapkan memperluas dialog industri mode regional sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara pelaku fashion Indonesia dan negara-negara ASEAN.

Kolaborasi internasional juga diperkuat melalui kerja sama dengan Busan Fashion Week yang menghadirkan tiga desainer asal Korea Selatan, yakni Studio di Perla, OHGYO, dan CONSTELLER D.L. Kehadiran para desainer tersebut menjadi bagian dari upaya BRI JF3 Fashion Festival dalam menghadirkan perspektif baru sekaligus memperluas jaringan industri fashion Asia.

Selain menampilkan koleksi terbaru dari para desainer, BRI JF3 Fashion Festival 2026 juga menghadirkan berbagai program untuk memperkuat ekosistem industri mode nasional. Salah satunya adalah BRI JF3 Fashion Festival Model Search yang kembali menjadi wadah pencarian model-model muda berbakat agar memiliki kesempatan memasuki industri fashion profesional.

Program Future Fashion Designer (FFD) yang digelar bersama Susan Budihardjo Fashion Forward Institute juga kembali menjadi ajang pembuktian kemampuan para desainer muda. Melalui proses intensif selama 14 hari, peserta ditantang mengembangkan konsep, memilih material, memproduksi koleksi, hingga mempresentasikan hasil akhirnya layaknya proses di industri fashion profesional.

Desainer muda asal Jayapura, Papua, Arron Bryan, berhasil meraih gelar Future Fashion Designer 2026 setelah menyisihkan peserta lainnya. Bersama tiga finalis lain, yakni Azzahra Najmanisa, Agatha Lievia, dan Tashannie Abigail Loekman, Arron menampilkan koleksinya dalam pertunjukan kolaborasi PINTU di panggung utama BRI JF3 Fashion Festival pada 23 Juli 2026.

Festival ini juga kembali menghadirkan PINTU, program hasil kolaborasi BRI JF3 Fashion Festival, LAKON Indonesia, dan Kedutaan Besar Prancis melalui Institut Français d'Indonésie. Memasuki tahun kelima penyelenggaraan, PINTU terus memperkuat program inkubasi, residensi, akselerasi, dan kolaborasi kreatif antara desainer Indonesia dan Prancis guna meningkatkan daya saing mereka di pasar internasional.

Sebagai bagian dari penguatan akses pasar, BRI JF3 Fashion Festival kembali menghadirkan Fashion Village di Summarecon Mall Kelapa Gading pada 22 Juli hingga 2 Agustus 2026 yang menampilkan lebih dari 50 brand dari berbagai kategori. Sementara itu, CODE.STRT kembali digelar di Summarecon Mall Serpong pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 sebagai festival streetwear dan budaya urban yang menjadi ruang bagi komunitas kreatif muda untuk berkembang.

Melalui rangkaian program tersebut, BRI JF3 Fashion Festival 2026 menegaskan komitmennya sebagai platform yang tidak hanya menghadirkan peragaan busana, tetapi juga membangun ekosistem industri fashion yang berkelanjutan. Festival hasil kolaborasi Summarecon, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Pariwisata, dan Kementerian Ekonomi Kreatif ini diharapkan mampu melahirkan talenta baru sekaligus memperkuat posisi Indonesia di panggung mode internasional.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.