UEFA Nations League: Spanyol Susah Payah Tekuk Ceko, Inggris Hancurkan Kroasia 7-0

Minggu, 04 Okt 2026, 09:03 WIB

PARIS – Spanyol melanjutkan dominasi mereka di UEFA Nations League dengan mengalahkan Ceko 3-1, Minggu (4/10) dini hari WIB. Di tempat lain, Inggris tampil jauh lebih meyakinkan setelah menghancurkan Kroasia 7-0.

Kemenangan di Oviedo membuat Spanyol memperpanjang rekor tidak terkalahkan menjadi 41 pertandingan beruntun. Lamine Yamal membuka keunggulan lewat penyelesaian indah, sebelum Rodri dan Mikel Merino memastikan tiga poin bagi juara Piala Dunia tersebut.

Ket. Foto: Pemain timnas Spanyol melakukan selebrasi usai mencetak gol dalam laga UEFA Nations League kontra Ceko, Minggu (4/5) dini hari WIB. — Sumber: UEFA

Namun, kemenangan Spanyol tidak diraih dengan mudah. Republik Ceko memberikan perlawanan sengit, terutama setelah Jiri Slama memperkecil ketertinggalan dan membuat tuan rumah berada dalam tekanan.

Merino kembali menunjukkan peran penting sebagai pemain pengganti. Seperti yang dilakukannya di Piala Dunia, gelandang tersebut masuk pada pertengahan babak kedua dan mencetak gol krusial ketika Ceko mulai menemukan pijakan dalam pertandingan.

“Mereka tim yang sangat terorganisasi. Saya pikir ini akan menjadi salah satu pertandingan tersulit dan memang seperti itulah yang terjadi,” kata Rodri kepada TVE.

Kemenangan tersebut menjadi kemenangan ketiga Spanyol dari tiga pertandingan di fase grup.

Jika Spanyol harus bekerja keras, Inggris justru tampil luar biasa saat bertandang ke markas Kroasia di Rijeka.

Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol ketika Inggris menang telak 7-0. Hasil tersebut sekaligus membuat koleksi gol Kane untuk tim nasional Inggris mencapai 89 gol.

Jude Bellingham yang kembali masuk starting XI setelah kemenangan 2-0 atas Republik Ceko, Selasa, juga mencatatkan namanya di papan skor.

Gelandang Real Madrid tersebut tampil dominan dan turut menyumbangkan tiga assist dalam pesta gol Inggris.

Tim asuhan Thomas Tuchel tampil agresif sejak awal. Mereka mampu membongkar pertahanan Kroasia melalui kombinasi umpan cepat dan pergerakan tanpa bola.

Kemenangan tersebut menjadi kemenangan kedua Inggris dari tiga pertandingan di grup Nations League mereka.

“Itu adalah penampilan selama 90 menit pada level tertinggi dari semua pemain. Sejak menit pertama hingga terakhir, baik pemain yang menjadi starter maupun mereka yang masuk dari bangku cadangan,” ujar Tuchel.

“Kami terus menjaga tempo dan bermain melalui celah yang ada. Saya menyukai sikap para pemain. Kami selalu bermain rendah hati dan selalu melakukan hal-hal dasar dengan benar. Itulah yang membuat penampilan ini begitu lengkap.”

Spanyol bukan satu-satunya tim yang mengoleksi sembilan poin sempurna dari tiga pertandingan.

Swiss juga mempertahankan rekor 100 persen setelah mengalahkan Slovenia 2-1. Gol bunuh diri Erik Janza pada menit ke-10 dan gol winger Nottingham Forest, Dan Ndoye, di babak pertama memastikan kemenangan Swiss.

Swiss kini memimpin Grup 1 Liga B dengan sembilan poin. Slovenia dan Skotlandia sama-sama mengoleksi empat poin.

Sementara itu, Skotlandia akhirnya meraih kemenangan pertama sejak ditangani pelatih asal Belgia, Sebastien Pocognoli. Mereka mengalahkan Makedonia Utara 2-0 di kandang lawan.

Kieron Bowie membuka skor sekaligus mencetak gol pertamanya untuk tim nasional, sebelum John McGinn menggandakan keunggulan melalui tendangan penalti.

Pertandingan tersebut juga menjadi momen spesial bagi kapten Skotlandia, Andy Robertson, yang mencatat penampilan ke-100 bersama tim nasional.

“Saya senang untuk Bowie karena itu adalah gol pertamanya. Saya sangat puas dengan penampilannya,” kata Pocognoli.

Di Liga C, Finlandia mengalahkan Albania 2-1, sedangkan Belarus menghancurkan San Marino 4-0.

Dalam pertandingan lainnya, Estonia menang tipis 1-0 atas Luksemburg, sementara Islandia tampil meyakinkan dengan mengalahkan Bulgaria 3-0.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.