Urusan Bisnis Jalan Tol Jadi Fokus Restrukturisasi Waskta Karya

Rabu, 22 Jul 2026, 11:47 WIB

JAKARTA – Memperkuat fokus bisnis jalan tol, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menyampaikan hal itu menjadi salah satu arah restrukturisasi PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

"Waskita jadi perusahaan tol kedua setelah jasa marga, itu tidak apa-apa asal dihitung dengan benar," ujar Dony dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Ket. Foto: arah restrukturisasi — Sumber: ist

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penguatan fokus bisnis bukan semata-mata ditentukan oleh besarnya aset yang dimiliki, tetapi harus didukung oleh perhitungan bisnis yang matang, struktur keuangan yang sehat, serta proyeksi usaha yang mampu menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan.

Dony menjelaskan dengan karakteristik bisnis yang memberikan pendapatan jangka panjang, pengelolaan jalan tol dinilai memiliki prospek yang kuat sebagai fondasi bisnis perusahaan.

Namun, sebelum memasuki tahap pengembangan, kondisi keuangan Waskita harus dipastikan sehat, sehingga perusahaan memiliki kemampuan memenuhi kewajibannya secara mandiri, memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan, serta membuka peluang memperoleh pendanaan, termasuk melalui pasar modal.

Waskita diarahkan bukan hanya untuk memperpanjang waktu penyelesaian kewajiban atau menunda persoalan yang ada, kata dia, melainkan membangun fondasi bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Dony menyampaikan proses penyehatan perusahaan harus disusun berdasarkan perhitungan yang realistis, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga menghasilkan solusi permanen yang memperkuat kemampuan perusahaan memenuhi kewajibannya, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang.

Dalam pertemuannya bersama jajaran Direksi PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Dony mengungkapkan telah berlangsung pembahasan secara menyeluruh tentang arah restrukturisasi perusahaan.

Pembahasan meliputi valuasi aset, struktur, dan kemampuan pembayaran utang, proyeksi arus kas, hingga penentuan model bisnis yang dinilai paling tepat untuk mendukung keberlanjutan usaha.

BP BUMN bersama Danantara akan terus mengawal proses restrukturisasi agar tidak berhenti pada penyelesaian persoalan jangka pendek, tetapi benar-benar menghasilkan transformasi yang menyeluruh.

Melalui model bisnis yang lebih fokus, struktur keuangan yang lebih kuat, dan tata kelola yang semakin baik, Waskita diharapkan tumbuh sebagai perusahaan yang sehat, berdaya saing, serta tidak kembali menghadapi persoalan yang sama di masa mendatang.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.