Terinspirasi Keluarga Lamine Yamal, HNW Semangati Warga Penerima Manfaat Bansos untuk Raih Kesuksesan

Rabu, 22 Jul 2026, 20:45 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengajak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk tidak pasif, berputus asa, tapi optimistis dan justru menjadikan kondisi ekonominya untuk terpacu bangkit dengan terus berjuang. Apalagi negara melalui Kemensos juga terus menghadirkan program pemberdayaan agar warga mampu graduasi dari kepesertaan PKH.

HNW sapaan akrabnya mencontohkan kisah perjuangan keluarga pesepak bola muda Spanyol pemenang Piala Dunia, Lamine Yamal dan Nico Williams, yang keduanya berawal dari keluarga imigran miskin tapi dengan optimisme dan kerja keras orangtuanya, kini menjadi juara dunia dan melimpah harta, dan karenanya mengangkat status ekonomi dan sosial orangtuanya.

Ket. Foto: Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid yang juga Anggota Komisi VIII DPR RI ketika melakukan Supervisi P2K2 di Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/7). — Sumber: istimewa

“Kisah keluarga Lamine dan Nico mengajarkan bahwa keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk menyerah. Justru para orang tua yang saat ini menghadapi keterbatasan ekonomi harus berupaya semaksimal mungkin agar anaknya keluar dari kondisi tersebut, dengan meningkatkan tingkat kesejahteraan hidup mereka, yang dalam konteks PKH disebut sebagai Graduasi. Kesuksesan tersebut pasti berdampak lintas generasi,” disampaikan Hidayat yang juga Anggota Komisi VIII DPR RI ketika melakukan Supervisi P2K2 di Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/7).

HNW menjelaskan bahwa Program Keluarga Harapan dari Kemensos merupakan amanat konstitusi, sebagaimana dinyatakan Pasal 34 ayat (2) UUD NRI Tahun 1945 yakni negara wajib mengembangkan sistem jaminan sosial dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu.

Oleh karena itu, meskipun Negara juga dalam kondisi terjepit hutang hampir Rp 10.000 Triliun, Program ini tetap dijalankan dan diprioritaskan.

“Maka sudah sangat seharusnya jika amanah ini dijaga dan disukseskan oleh para KPM PKH, salah satunya dengan aktif mengikuti P2K2 agar kapasitas keluarga terus meningkat, ketrampilan meninggi,dan memiliki mindset positif dan produktif tentang tantangan kehidupan yang lagi dijalani. Apalagi Mensos juga sudah mengingatkan bahwa santunan ini sementara saja sementara berdaya itu selamanya,” lanjutnya.

Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil DKI Jakarta II ini juga membuka peluang berbagai program lanjutan yang dapat dimanfaatkan KPM, seperti Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) dengan bantuan modal usaha hingga 5 juta rupiah, KIP Kuliah bagi lulusan SMA yang ingin melanjutkan pendidikan, serta PIP Madrasah bagi peserta didik madrasah.

Selain itu, dirinya juga mengapresiasi para Pendamping PKH sebagai ujung tombak penyaluran bantuan sosial PKH yang dinilai memiliki komitmen dalam pekerjaannya.

“Kami di Komisi VIII DPR RI akan terus mengawal agar program-program perlindungan sosial bisa terus berkelanjutan dan tepat sasaran, serta mampu melahirkan keluarga yang mengatasi masalah ekonomi dan sosialnya, menjadi mandiri dan sejahtera,” pungkas Hidayat.

Sebagai informasi, kegiatan ini turut dihadiri Wakil Camat Menteng Fajar Suherman Putra, Lurah Gondangdia Gabriel Mahardhika, Kasatpsel Sosial Menteng Dewi Indriana, Katim Pendamping PKH DKI Jakarta Andi Mawardi, dan Katim Pendamping PKH Kota Jakarta Pusat Fadli.

  • HNW
  • Keluarga Lamine Yamal
  • Penerima Manfaat Bansos

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.