Lintasarta Dorong Kedaulatan Digital BPD untuk Perkuat Ekonomi Daerah dan Nasional
Rabu, 22 Jul 2026, 18:07 WIBJAKARTAâ Lintasarta mendorong percepatan transformasi digital Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia melalui penguatan fondasi digital yang berdaulat. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan daya saing BPD sekaligus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.
Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, Lintasarta akan menggelar BPD Summit 2026 pada 5â7 Agustus 2026 di Semarang. Forum tersebut akan mempertemukan perwakilan BPD dari berbagai wilayah di Indonesia untuk membahas penerapan Digital Sovereignty sebagai fondasi transformasi digital, penguatan ketahanan siber, serta pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI).
Pembahasan mengenai transformasi digital BPD dinilai semakin penting karena tingkat kematangan digital, kemampuan keamanan siber, dan kesiapan talenta digital di setiap BPD masih memiliki tingkat yang beragam.
President Director & CEO Lintasarta, Armand Hermawan, mengatakan BPD membutuhkan kapabilitas digital dan keamanan siber yang mampu bersaing dengan bank-bank besar. Namun, penerapannya tetap perlu mempertimbangkan efisiensi serta karakteristik dan kebutuhan setiap daerah.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Lintasarta menghadirkan Lintasarta Intelligent Core, sebuah fondasi digital yang mengintegrasikan empat kapabilitas utama atau 4C, yakni Connectivity, Cloud, Cybersecurity, serta Collaboration-AI dalam satu ekosistem yang aman dan terhubung.
"Fondasi ini dibangun di atas tiga prinsip utama, yaitu Sovereign melalui sovereign infrastructure dan sovereign AI, Integrated melalui solusi end-to-end yang menyatukan empat kapablitas utama (4C), serta Seamless Experience yang menghadirkan pengalaman digital yang terintegrasi, andal, dan efisien," kata Armand melalui keterangannya pada hari Rabu (22/7).
Menurut Lintasarta, salah satu tantangan yang masih dihadapi BPD adalah perbedaan tingkat kematangan Cybersecurity dan Security Operations Center (SOC). Kondisi tersebut membutuhkan pendekatan yang dapat memperkuat kapabilitas keamanan siber secara terintegrasi dan proaktif.
Pemanfaatan AI juga dinilai dapat membantu BPD menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks. Teknologi tersebut dapat menjadi bagian dari strategi penguatan keamanan sekaligus mendukung berbagai kebutuhan transformasi digital perbankan daerah.
Untuk mendukung proses transformasi, Lintasarta menyiapkan tiga pilar kolaborasi bagi BPD. Pilar pertama adalah membangun forum kolaborasi yang memungkinkan BPD saling berbagi pengetahuan dan praktik terbaik dalam bidang transformasi digital, konektivitas, keamanan siber, dan AI.
Pilar kedua adalah mendorong pemanfaatan AI untuk menjawab berbagai use case yang menjadi prioritas masing-masing daerah. Pendekatan tersebut memungkinkan implementasi teknologi disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik daerah.
Sementara pilar ketiga berfokus pada penguatan sumber daya manusia melalui pengembangan talenta digital di daerah. Dalam upaya tersebut, Lintasarta akan melibatkan BPD dan perguruan tinggi untuk meningkatkan kesiapan talenta digital yang dibutuhkan dalam proses transformasi.
Ketiga pilar tersebut sejalan dengan Roadmap Penguatan BPD 2024â2027 yang dicanangkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Salah satu fokus roadmap tersebut adalah mendorong percepatan transformasi digital BPD sekaligus memperkuat peran bank pembangunan daerah sebagai penggerak perekonomian.
Di tengah meningkatnya kebutuhan digitalisasi layanan keuangan, BPD menghadapi tantangan untuk mempercepat transformasi tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan kedaulatan data. Di saat yang sama, BPD juga dituntut menghadirkan layanan digital yang semakin baik dan relevan bagi nasabah.
Persoalan tersebut akan menjadi salah satu topik utama dalam BPD Summit 2026. Forum tersebut akan menghadirkan regulator, pimpinan BPD, serta berbagai pemangku kepentingan untuk membahas arah transformasi digital perbankan daerah di masa mendatang.
Melalui BPD Summit 2026 dan pengembangan Lintasarta Intelligent Core, Lintasarta berupaya membangun fondasi digital bersama yang dapat mendukung kebutuhan BPD dalam aspek konektivitas, komputasi awan, keamanan siber, dan AI.
Inisiatif tersebut sekaligus memperkuat posisi Lintasarta sebagai Beyond AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison Group dalam menghadirkan fondasi digital berdaulat. Penguatan fondasi tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan daya saing BPD, memperkuat ketahanan digital sektor perbankan daerah, dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
- OJK
- cybersecurity
- Bank Pembangunan Daerah
- BPD
- ekonomi daerah
- Digitalisasi Perbankan
- Lintasarta
- Perbankan Daerah
- Teknologi AI
- Security Operations Center
- talenta digital
- Kecerdasan Artifisial
- Indosat Ooredoo Hutchison
- Transformasi Digital
- Digital Sovereignty
- Lintasarta Intelligent Core
- BPD Summit 2026
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Peringkat Timnas Indonesia Melesat ke Posisi 116 Usai Juara FIFA ASEAN Cup
-
Hari Jadi Ke-81 Ditandai dengan Semangat Pembangunan Berkelanjutan di Jatim
-
Pemain Asing Dibatasi, Firman Utina Sebut League Cup Jadi Panggung Emas Bintang Lokal
-
Start dari Posisi Ketujuh, Veda Pratama Langsung Gas Pool di Moto3 GP Indonesia
-
Dari Sumber Daya Lokal ke Pasar Global, Fesyen-Kriya RI Didorong Naik Kelas
-
Terobosan Baru Makassar! Kawasan Hunian Bakal Terhubung Langsung dengan Sekolah dan Puskesmas
-
Yogyakarta Jadi yang Terbaik! Rasio Ketersediaan Darah Tertinggi di Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.