Pagi Ini, Kualitas Udara Jakarta Terburuk ke-5 di Indonesia, Serpong Teratas!

Senin, 20 Jul 2026, 08:05 WIB

JAKARTA - Kualitas udara Kota Jakarta tercatat tidak sehat bagi kelompok sensitif sehingga disarankan agar menghindari aktivitas di luar rumah, demikian menurut laman IQAir pada Senin (20/7) pagi, dengan pembaruan pada pukul 05.00 WIB.

IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 139 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 51 mikrogram per meter kubik atau 10,2 kali lebih tinggi dari nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

PM 2,5 merupakan partikel berukuran lebih lebih kecil 2,5 mikron (mikrometer) yang ditemukan di udara termasuk debu, asap dan jelaga. Paparan partikel ini dalam jangka panjang dikaitkan dengan kematian dini, terutama pada orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru kronis.

Rekomendasi kesehatan terkait kualitas udara saat ini, yaitu menghindari beraktivitas di luar ruangan, mengenakan masker, menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor, dan menyalakan penyaring udara.

Kualitas udara Jakarta pada Senin juga tercatat berada pada urutan kelima terburuk di Indonesia, setelah Serpong dengan poin 194, Tangerang Selatan (160), Tangerang (158), dan Pontianak (151).

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengatakan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said dan kawasan Sudirman-Thamrin terbukti membantu mengurangi emisi kendaraan bermotor sekaligus menurunkan polusi udara di Jakarta.

Penurunan itu diduga dipengaruhi oleh berkurangnya aktivitas lalu lintas kendaraan di kawasan pusat kota selama kegiatan itu berlangsung.

Sektor transportasi diketahui masih menjadi salah satu penyumbang utama pencemaran udara di Jakarta. Oleh sebab itu, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong pengurangan penggunaan kendaraan pribadi melalui berbagai kebijakan, termasuk pelaksanaan HBKB.

Selain menyediakan ruang publik yang lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat, pelaksanaan HBKB juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kualitas udara.

Ket. Foto: Warga menggunakan masker saat berjalan menuju halte Transjakarta Setiabudi Utara Aini, Jakarta. — Sumber: ANTARA

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.