Menteri PPPA Ajak Perkuat Kolaborasi bagi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak

Senin, 20 Jul 2026, 15:45 WIB

JAKARTA – Berbagai pihak seharusnya memperkuat kolaborasi untuk memenuhi hak dan memberikan perlindungan kepada setiap anak, mulai dari kalangan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, maupun keluarga.

Demikian disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, Minggu (19/7) di Jakarta.

Ket. Foto: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi — Sumber: Humas Kementerian PPPA

Hal ini diungkapkannya terkait peringatan Hari Anak Nasional yang akan berlangsung pada 23 Juli 2026.

“Mari jadikan momentum ini untuk semakin mencintai, melindungi, dan memenuhi hak setiap anak,” ucap dia. “Anak-anak adalah masa depan bangsa yang harus kita dukung agar dapat meraih cita-citanya.”

Arifah menegaskan peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi momentum untuk memenuhi hak setiap anak tanpa diskriminasi. Karena itu, pihaknya terus berupaya memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak.

“Setiap anak Indonesia, termasuk anak dengan disabilitas, memiliki hak yang sama untuk bermimpi dan meraih cita-citanya,” ujar dia. “Karena itu, kami mengajak seluruh pihak menghadirkan lingkungan yang aman, inklusif, dan penuh kasih sayang, sehingga anak dapat tumbuh secara optimal.”

Sementara itu, Kementerian PPPA menggandeng Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait pemenuhan gizi anak. Implementasinya dengan penyerahan 200 kilogram ikan segar kepada anak-anak penghuni Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Cahaya Batin, Jakarta.

Menurut Arifah, bantuan tersebut merupakan bagian dari kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). “Tujuannya untuk mendorong peningkatan konsumsi protein berkualitas bagi anak,” ucap dia.

Sekretaris Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Machmud, mendukung pernyataan Menteri PPPA. Menurut dia, konsumsi ikan mendukung pertumbuhan fisik serta perkembangan kecerdasan anak.

“Membiasakan makan ikan berarti memenuhi kebutuhan protein dan Omega-3 yang dibutuhkan anak untuk tumbuh sehat, kuat, dan cerdas,” ujar dia.

Melalui Gemarikan, lanjut Machmud, KKP ingin mendukung lahirnya generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.