Tembus 102.900 Unit! Penyaluran Rumah Subsidi 2026 Kebut Target 350 Ribu

Sabtu, 18 Jul 2026, 18:00 WIB

JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait yang juga selaku Ketua Komite BP Tapera optimistis target penyaluran 350 ribu rumah subsidi melalui FLPP pada tahun 2026 dapat tercapai melalui kerja keras, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, serta komitmen BP Tapera dalam menjalankan amanah pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menurut Menteri PKP, FLPP bukanlah program baru, namun dalam satu tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo, capaian penyaluran rumah subsidi terus mengalami peningkatan. Dari realisasi sebanyak 228.000 unit pada tahun 2023 meningkat menjadi 278.000 unit pada tahun 2025, dan hingga pertengahan Juli 2026 telah mencapai lebih dari 102.900 unit.

Ket. Foto: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait yang juga selaku Ketua Komite BP Tapera optimistis target penyaluran 350 ribu rumah subsidi melalui FLPP pada tahun 2026 dapat tercapai — Sumber: istimewa

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP menegaskan bahwa program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) terus menunjukkan peningkatan yang signifikan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"BP Tapera tantangannya banyak dan punya harapan dari rakyat dan pengembang. Dituntut untuk sangat berintegritas, sesuai target dan aturan dan bekerja dengan penuh terobosan terutama sumber daya manusianya. Saya doakan bermanfaat untuk MBR karena kebahagiaan kita adalah ketika rakyat memiliki rumah yang layak," ujar Menteri PKP usai meresmikan Kantor Pusat Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) yang berlokasi di Graha Mandiri Lantai 5, Jalan Imam Bonjol No. 61, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/7/2026).

Peresmian kantor baru tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan pembiayaan perumahan sekaligus mendukung percepatan Program Tiga Juta Rumah melalui peningkatan kualitas tata kelola BP Tapera.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas kantor yang akan menjadi pusat koordinasi dan pengambilan keputusan strategis BP Tapera. Kantor Pusat BP Tapera di Graha Mandiri Lantai 5 dirancang sebagai pusat komando eksekutif, koordinasi strategis, serta administrasi internal lembaga. 

Berbagai fasilitas utama yang tersedia meliputi ruang rapat utama dan konferensi untuk koordinasi lintas kementerian dan mitra strategis, ruang kerja jajaran Komisioner dan Deputi Komisioner, hingga infrastruktur pemrosesan data dan teknologi informasi yang mendukung pengelolaan pembiayaan perumahan nasional, termasuk pengembangan dan operasional Sistem Informasi Tabungan Perumahan Rakyat (SITARA).

Keberadaan kantor baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, mempercepat layanan konsultasi bagi peserta, pekerja, pemberi kerja, perbankan penyalur, maupun pengembang perumahan subsidi, serta memperkuat transformasi digital BP Tapera menuju tata kelola yang semakin transparan, akuntabel, dan profesional.

Sementara itu, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyampaikan bahwa perpindahan kantor menjadi momentum penting bagi BP Tapera untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat pengelolaan dana pembiayaan perumahan secara berkelanjutan.

"Kami mengucapkan terima kasih untuk semua yang sudah hadir terutama Pak Menteri PKP. Perpindahan ini menjadi penanda bagi kami dalam menjalankan amanah mengelola pembiayaan berkelanjutan untuk MBR," kata Heru Pudyo Nugroho.

Usai peresmian, Menteri PKP meninjau sejumlah fasilitas kantor baru BP Tapera, termasuk ruang kerja, ruang rapat strategis, dan pusat pengelolaan data. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas dalam mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat. 

  • Perumahan Subsidi
  • Menteri PKP Maruarar Sirait

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Dinas Kehutanan Kalsel Berupaya Keras Cegah Karhutla Meluas ke Hutan Lindung Liang Anggang

Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Hasil Studi: Pramugari dan Pilot Paling Berisiko Terkena Kanker terkait Radiasi

Pasokan Air Terbatas, Ribuan Hektare Sawah di Karawang Tidak Ditanami

Jaga Stabilitas Harga, Perum Bulog Sumut Perkuat Penyaluran Beras SPHP ke Pasar

BPBD Karawang Didistribusikan 828.000 Liter Air Bersih ke 15 Desa

Indonesia Kini Punya IBMA, Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional

Tim Gabungan Berbagai Unsur Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan 10,65 Hektare di Penajam

Pascagempa NTT, PT Pertamina Tunggu Hasil Tes Struktur Kekuatan Dermaga Reo

Adik Kim Jong-un Ragukan Klaim Trump tentang Pembicaraan Rahasia AS-Korea Utara

Trailer Terbaru Whalefall: Teror Bawah Laut, Ditelan Paus Sperma dan Punya Satu Jam untuk Bertahan

Kapal Pelni KM Tidar Tiba di Maumere, Bawa Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Pastikan Higienis, Distan Mataram Perketat Pengawasan Pemotongan Unggas Mandiri

Wali Kota: Bandung Bidik 24 Juta Kunjungan Wisatawan

Wali Kota Bandung Tawarkan PBB Rp1 untuk Bangun Cagar Budaya

Harga Emas pada Kamis (20/8) Galeri24, Antam, UBS di Pegadaian Serempak Naik

Agar Peternak Terus Berproduksi, Mendag Tekankan Pentingnya Harga Ayam Sesuai Acuan

Menpar Nilai Konser Andrea Bocelli Bantu Promosi Pariwisata Indonesia

Tersangka Sabotase Pipa Gas Nord Stream akan Disidang di Jerman

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.