Messi Rebut Puncak FIFA Power Rankings, Spanyol Dominasi di Lini Pertahanan Jelang Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Jul 2026, 08:03 WIB

NEW YORK – Partai final Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Spanyol tidak hanya menjadi perebutan trofi paling bergengsi di dunia sepak bola, tetapi juga menjadi panggung penentuan para pemain terbaik turnamen. Menjelang laga puncak di New York New Jersey Stadium, persaingan dalam FIFA Power Rankings semakin sengit.

Setelah tampil gemilang pada semifinal, Lionel Messi berhasil mengambil alih posisi teratas kategori Creativity, sementara para pemain Spanyol menguasai kategori Defending. Gambaran tersebut mencerminkan karakter permainan kedua finalis: Argentina mengandalkan kreativitas dan efektivitas serangan, sedangkan Spanyol tampil luar biasa solid di lini belakang.

Ket. Foto: Lionel Messi. — Sumber: FIFA

Argentina melaju ke final dengan rekor sempurna, memenangi seluruh tujuh pertandingan dan mencetak 19 gol. Sebaliknya, Spanyol tampil nyaris tanpa cela di sektor pertahanan. Tim besutan Luis de la Fuente meraih enam kemenangan beruntun dan hanya sekali kebobolan dalam hampir 700 menit permainan.

Performa Lionel Messi saat membawa Argentina mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal menjadi titik balik dalam perebutan peringkat individu.

Kapten Albiceleste itu mencatat dua assist yang mengantar Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan. Kontribusi tersebut membuat Messi melonjak lima peringkat sekaligus untuk memimpin kategori Creativity dengan nilai 8,41, menggeser gelandang serang Prancis Michael Olise yang kini mengoleksi 8,22.

Messi juga semakin dekat merebut posisi teratas kategori Attacking. Dengan nilai 8,62, ia hanya terpaut sedikit dari penyerang Prancis Kylian Mbappe, yang masih memimpin dengan 8,92. Sementara itu, gelandang Inggris Jude Bellingham berada di posisi ketiga dengan nilai 8,21.

Dengan satu pertandingan tersisa, final menjadi kesempatan terakhir bagi Messi untuk menutup turnamen sebagai pemain menyerang terbaik.

Jika Argentina bersinar lewat kreativitas Messi, Spanyol justru menunjukkan superioritas melalui organisasi pertahanan yang nyaris sempurna.

Empat pemain La Roja masuk dalam 10 besar kategori Defending, bahkan tiga posisi teratas sepenuhnya dikuasai skuad asuhan Luis de la Fuente.

Gelandang bertahan Rodri memimpin daftar dengan nilai 8,03, diikuti bek kanan Pedro Porro (7,69) dan bek muda Pau Cubarsi (7,50). Sementara itu, Aymeric Laporte juga berada di jajaran 10 besar dengan nilai 7,28.

Dominasi tersebut tidak mengherankan mengingat Spanyol baru sekali kebobolan sepanjang turnamen. Disiplin taktik, koordinasi antarlini, serta kemampuan mengontrol permainan menjadi fondasi utama keberhasilan mereka mencapai final.

Selain tampil impresif di lini belakang, Cubarsi juga masuk dalam daftar kandidat terkuat untuk meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026.

Di posisi penjaga gawang, kiper Portugal Diogo Costa masih menjadi yang terbaik dalam kategori Defending the Goal dengan nilai 8,73, meski negaranya sudah tersingkir dari turnamen.

Sementara itu, kiper Inggris Jordan Pickford berada di posisi kedua dalam kategori tersebut dengan nilai 8,10, tetapi tetap mempertahankan status sebagai kiper terbaik dalam aspek In Possession—kategori yang menilai kemampuan distribusi bola dan kontribusi saat membangun serangan—dengan skor 7,89.

Penjaga gawang Spanyol Unai Simon menempati posisi kedua kategori tersebut dengan nilai 7,40, mempertegas kontribusinya dalam gaya bermain La Roja yang mengandalkan penguasaan bola dari lini belakang.

Final antara Argentina dan Spanyol tidak hanya akan menentukan siapa yang mengangkat trofi Piala Dunia 2026, tetapi juga berpotensi mengubah susunan akhir FIFA Power Rankings.

Messi berpeluang merebut posisi teratas kategori Attacking jika kembali tampil menentukan di partai puncak. Di sisi lain, Rodri, Porro, dan Cubarsi akan berusaha mempertahankan dominasi Spanyol sebagai tim dengan pertahanan terbaik sepanjang turnamen.

Dengan dua filosofi permainan yang berbeda—Argentina yang tajam dan kreatif serta Spanyol yang disiplin dan kokoh—laga final dipastikan menjadi panggung sempurna untuk menentukan bukan hanya juara dunia, tetapi juga siapa yang pantas menyandang predikat pemain terbaik Piala Dunia 2026.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.