Lando Norris Kena Penalti 10 Posisi di GP Belgia karena McLaren Ganti Komponen Mesin
Jumat, 17 Jul 2026, 07:15 WIBSPA-FRANCORCHAMPS â Juara dunia Formula 1, Lando Norris, dipastikan menerima penalti mundur 10 posisi di grid start pada Grand Prix Belgia 2026 setelah McLaren mengganti power electronics unit (unit elektronik daya) pada mobilnya.
Hukuman tersebut dijatuhkan karena pergantian komponen telah melewati batas maksimal yang diizinkan regulasi Formula 1.
Setiap pembalap hanya diperbolehkan menggunakan tiga power electronics unit dalam satu musim. Sementara itu, Norris kini harus memakai unit keempat sehingga otomatis mendapat penalti 10 posisi saat start balapan di Sirkuit Spa-Francorchamps, Minggu (20/7).
McLaren menjelaskan keputusan mengganti komponen bukan tanpa alasan.
Power electronics unit pertama mengalami kerusakan total pada Grand Prix China pada Maret lalu. Akibatnya, Norris bahkan tidak dapat mengikuti balapan tersebut.
Unit kedua kemudian dipasang menjelang Grand Prix Jepang, juga pada Maret. Namun, komponen itu harus dilepas setelah ditemukan masalah saat sesi latihan bebas.
Meski sempat diperbaiki dan kembali digunakan sejak GP Miami, unit tersebut kembali mengalami kerusakan serius ketika sesi latihan Grand Prix Monako pada Juni.
Menurut McLaren, sejak saat itu pemasok mesin Mercedes-AMG High Performance Powertrains telah mengembangkan sejumlah pembaruan untuk meningkatkan keandalan komponen.
"Power electronics unit yang kami gunakan sejak Jepang sebenarnya bekerja dengan baik sejak Miami. Namun Mercedes-AMG High Performance Powertrains telah memperkenalkan sejumlah peningkatan reliabilitas," demikian pernyataan resmi McLaren.
McLaren mengakui bahwa pemasangan unit baru memang membuat Norris harus menerima hukuman.
Namun tim memilih mengambil penalti di Belgia karena karakteristik Sirkuit Spa-Francorchamps dinilai lebih memungkinkan pebalap melakukan aksi menyalip dibandingkan dua seri berikutnya di Hungaria dan Belanda.
"Untuk memanfaatkan peningkatan tersebut, kami harus menggunakan unit baru yang membuat Lando menerima penalti 10 posisi. Kami memilih melakukannya di Belgia karena sirkuit ini memberikan peluang menyalip lebih besar dibandingkan Hungaria maupun Zandvoort," lanjut pernyataan McLaren.
Tim asal Inggris itu juga memastikan power electronics unit keempat tersebut akan digunakan hingga akhir musim.
Penalti ini menjadi pukulan tambahan bagi McLaren yang belum mampu bersaing secara konsisten pada musim 2026.
Setelah tampil kompetitif musim lalu, performa McLaren mengalami penurunan. Tim yang bermarkas di Woking itu kini berada di peringkat ketiga klasemen konstruktor, tertinggal dari Mercedes yang memimpin klasemen dan Ferrari di posisi kedua.
Musim lalu Norris tampil impresif di Spa-Francorchamps dengan merebut pole position. Namun, kali ini peluangnya untuk kembali bersaing memperebutkan kemenangan menjadi lebih sulit karena harus memulai balapan dari posisi yang lebih belakang, terlepas dari hasil yang diraihnya di sesi kualifikasi.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
Yamal dan Porro Berlatih Terpisah, Spanyol Optimistis Keduanya Siap Tampil di Final Piala Dunia 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.