Bidik Asia Tenggara, Sandara Park Jalin Kerja Sama dengan Agensi Singapura
Jumat, 17 Jul 2026, 10:25 WIBAwalnya ia adalah idola Filipina. Kemudian, ia mendominasi dunia K-pop sebagai anggota grup ikonik 2NE1. Kini, penyanyi Korea Selatan Sandara Park (41) mengarahkan pandangannya ke Asia Tenggara.
Sandara mengumumkan, Kamis (16/7), ia bermitra dengan perusahaan hiburan yang berbasis di Singapura, Power Entertainment, untuk proyek-proyek di seluruh Asia Tenggara.
Mengutip laporan CNA, Park mengatakan ia "telah banyak berubah" sejak kunjungan terakhirnya ke Singapura.
Memilih untuk berbicara dalam bahasa Korea â meskipun fasih berbahasa Inggris â  agar dia bisa "mengekspresikan lebih banyak", penyanyi âKissâ itu mengenang: "Di masa lalu, saya lebih fokus pada bagaimana mengekspresikan apa yang dibuat produser untuk saya di atas panggung.
"Tapi sekarang, saya lebih banyak menulis lagu dan memproduseri album saya. Tugas terbesar yang sedang saya fokuskan adalah 'Bagaimana saya bisa menyampaikan pesan yang ingin saya sampaikan kepada penggemar saya melalui musik saya?'"
Untuk itu, Park memilih untuk bermitra dengan Power Entertainment, sebuah agensi yang diwakili oleh pengusaha Singapura David Yong, yang menjadi terkenal setelah tampil di acara Netflix Super Rich In Korea.Â
Yong juga merupakan kepala eksekutif Evergreen Group Holdings dan saat ini sedang menghadapi tuntutan hokum terkait bisnis multinasional dan perusahaan holding tersebut.
Keduanya pertama kali terhubung melalui festival music Waterbomb Singapore pada 2024, yang menampilkan Sandara sebagai salah satu penampil. Saat itu, Yong adalah salah satu penyelenggara festival tersebut.
"Sejak saat itu, saya selalu menantikan penampilan hebat [seperti itu]," katanya.
Selain Power Entertainment, Sandara juga berencana bekerja sama dengan tiga mitra yang belum disebutkan namanya di masa mendatang untuk wilayah lain.
"Dengan para mitra ini, saya berharap dapat lebih dekat dengan penggemar lokal serta memberikan pengalaman yang lebih baik... Saya sangat antusias," jelasnya.
Bagi Sandara, visinya untuk "pengalaman yang lebih baik" ini adalah di mana ia menyediakan "pengalaman yang menyoroti budaya dan karakteristik" dari setiap wilayah dan negara, alih-alih "semua orang mengalami konser atau konten yang sama".
Soal bahasa Inggris, dia mengatakan: "Misalnya, saya lahir di Korea, tetapi saya dibesarkan di Filipina. Ada perbedaan [ketika saya berada di masing-masing negara]."
"Di Korea, saya [berperilaku formal], tetapi di Filipina, saya seorang komedian. Budayanya berbeda."
"Karena pengalaman saya, karena saya memiliki cara yang berbeda untuk mengekspresikan diri dalam budaya yang berbeda, saya merasa dapat beradaptasi dengan beragam bahasa, budaya, dan orang. Itu menjadi bagian dari diri saya."
"Mulai sekarang, sebagai seorang solois, saya ingin menciptakan lebih banyak pengalaman dekat dengan penggemar lokal yang dapat kami berdua rasakan empatinya."
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA
Berita Terkait:
-
Ini Alasan Lisa BLACKPINK Terjun ke Dunia Akting
-
FIFTY FIFTY Batal Konser di Indonesia, Jadwal Tur Asia Berubah,
-
Jennie BLACKPINK Gebrak Panggung Festival Roskilde dan Open'er di Eropa
-
G-Dragon Bareng Nike Keluarkan Koleksi Streetwear Piala Dunia 2026
-
G-Dragon Dinobatkan Jadi Duta Kehormatan Komite Warisan Dunia UNESCO
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.