Air PAM di Wilayah Cengkareng, Jakbar Berpotensi Mati dari Jumat (17/7) hingga Rabu (22/7), Konsumen Diminta Bersiap

Jumat, 17 Jul 2026, 07:07 WIB

JAKARTA - Konsumen di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar), mulai bersiap menghadapi potensi gangguan air PAM pada Jumat (17/7) hingga Rabu (22/7).

Warga RT 08/RW 06, Cengkareng Barat, Yanti (42) yang mendapatkan informasi pemadaman air dari Ketua RW setempat, mengaku telah menyiapkan wadah-wadah yang tersedia di rumahnya untuk menampung air.

Ket. Foto: Layanan air PAM di wilayah Cengkareng, Jakbar berpotensi terganggu. — Sumber: antara foto

"Rencananya, entar malam nih mau nampung airnya. Cuma adanya tong doang sih. Tong sama ember sama bak-bak doang," kata Yanti di Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (16/7) malam.

Tak hanya ember, galon-galon kosong pun ikut diisi dengan air lantaran Yanti tidak punya toren.

"Ya, paling satu tong sama tiga ember, paling sama galon-galon yang kosong. Galon kosong paling ada empat yang bekas-bekas," ujar Yanti.

Kendati air berpotensi mati sampai dengan Rabu (22/7), Yanti berharap pemadaman tidak sampai selama itu karena kebutuhan air yang mendesak setiap harinya.

Jika air persediaan habis, ia berencana membeli air keliling seharga Rp5 ribu per jerigen atau meminta air dari mushalla di seberang rumahnya, yang masih menggunakan air tanah.

"Ya, jangan lama-lama lah, kan butuh air setiap hari, pagi, siang, sore butuh air buat nyuci, masak, mandi, semuanya deh pokoknya. Ya, paling beli, paling suka minta di mushalla," tutur Yanti.

Hal senada disampaikan Risma (37), tetangga Yanti yang tinggal di sebuah rumah berisi delapan orang

Dengan jumlah anggota keluarga yang cukup banyak dalam satu rumah, kebutuhan air menjadi hal yang krusial sehari-hari.

Beruntung, ia sudah memiliki bak penampungan air berukuran besar di bagian bawah rumahnya.

"Keluarganya ramai, dua KK (kepala keluarga), delapan orang. Makanya, di bawah itu tuh ada penampungan gede, pasti dipenuhi dulu nanti," ungkap Risma.

"Semoga ya, jangan lama-lama lah, gitu kali, ya. Soalnya kita kan keluarga besar, nyuci, cuci piring, bisa stop banget kalau air mati. Besok, kerja takut enggak bisa mandi lagi pada nih," sambungnya.

Sebelumnya, pasokan air bersih PAM JAYA di tujuh kelurahan di Jakarta Barat berpotensi mengalami gangguan hingga penghentian sementara mulai Jumat (17/7) hingga Rabu (22/7).

Gangguan layanan itu diperkirakan berdampak terhadap sekitar 55.272 pelanggan.

Direktur Operasional PAM JAYA Syahrul Hasan mengatakan gangguan pasokan itu terjadi karena adanya pekerjaan perawatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota yang dikelola PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP).

"Selama proses perawatan berlangsung, pasokan air yang dialirkan dari IPA Hutan Kota menuju jaringan distribusi PAM JAYA akan mengalami penyesuaian hingga Rabu, 22 Juli 2026," ujar Syahrul dalam keterangan resminya, Rabu (15/7).

Menurut dia, penyesuaian pasokan air tersebut berpotensi menyebabkan tekanan air menurun hingga aliran air berhenti sementara di sejumlah wilayah.

"Kondisi ini berpotensi menyebabkan berkurangnya tekanan air hingga penghentian sementara aliran air bagi sekitar 55.272 pelanggan," kata Syahrul.

Terdapat tujuh kelurahan di Jakarta Barat yang berpotensi terdampak penurunan tekanan hingga penghentian sementara aliran air, yakni:

1. Cengkareng Barat
2. Cengkareng Timur
3. Kapuk Muara
4. Kamal Muara
5. Kamal
6. Pegadungan
7. Tegal Alur

Pelanggan di wilayah tersebut diimbau agar mengantisipasi gangguan layanan dengan menampung air secukupnya sebelum pekerjaan perawatan dimulai. 

  • Cengkareng
  • konsumen
  • Air PAM
  • Berpotensi Terganggu

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

LG UltraGear Native 1000Hz Segera Hadir di Indonesia

Impor Udang Vaname 120 Ton Lewat Kawasan Berikat, KKP Minta Industri Utamakan Produksi Lokal

D'Masiv Bikin Album Full Berbahasa Inggris, Beri Warna Baru bagi Massivers

Tapak Tumbuh Hadir di JIA Curated 2026, Ubah Jejak Bumi Menjadi Pengalaman Spasial

Waspada! Modus Paket Umrah di Bawah Rp26 Juta, Kemenhaj Ingatkan Jemaah Indikasi Penipuan

Dopamine Land Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hiburan Multisensori

Festival Pacu Jalur 2026 di Kuansing Dibuka Plt Gubernur Riau, Ini Jadwal Lengkapnya!

FLONA 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Pamerkan Kekayaan Flora-Fauna Nusantara

PLN Berhasil Pulihkan Keseluruhan Sistem Kelistrikan Flores Pasca Gempa M7,7

Pertamina Tambah Fasilitas Dermaga Jetty di Terminal BBM Manggis Bali, Amankan Pasokan BBM Bali-Nusra

PT KAI dan KCIC Gelar Program EduTrain bagi 81 Anak Panti Asuhan

Gubernur Pramono Lantik 7 Pejabat Eselon II DKI Jakarta, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

Satu Dekade EMOS Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital Indonesia

Pemkot Kembali Gelar Bandung Great Sale 2026

Bank Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia lewat GATF 2026, Bidik Transaksi Travel Nasabah

Pemkot Bandung Upayakan Akses Air Bersih bagi Warga Cihanja

Bareskrim Polri Ungkap 5 Kasus Perdagangan Orang dengan Modus Pengantin Pesanan

Pemkot Bandung Segera Tanam Kembali Pohon di Jalan RE Martadinata

Sequis Life Dorong Perempuan Wirausaha Perkuat Fondasi Finansial dan Jaringan Bisnis

MPR Tegaskan Hari Konstitusi Bukan Sekadar Seremonial

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.