3.400 Warga Bekasi Verifikasi Arah Kiblat Lewat Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka'bah

Jumat, 17 Jul 2026, 03:00 WIB

Kabupaten Bekasi - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mencatat sebanyak 3.400 warga mendaftarkan diri untuk mengikuti verifikasi arah kiblat yang dilaksanakan bertepatan dengan fenomena matahari berada tepat di atas Ka'bah.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kabupaten Bekasi Nedi Junaedi mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memastikan arah kiblat sebagai bagian penting dari pelaksanaan ibadah.

Ket. Foto: Petugas Kementerian Agama Kabupaten Bekasi melakukan verifikasi arah kiblat di area kantor setempat, Kamis (16/7). — Sumber: Antara

"Yang mendaftar mencapai 3.400 orang se-Kabupaten Bekasi untuk memverifikasi arah kiblat melalui metode Rashdul Kiblat atau Istiwa A'zam. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk memastikan arah kiblat secara benar," katanya di Cikarang, Kamis (16/7).

Ia menjelaskan Rashdul Kiblat merupakan metode penentuan arah kiblat memanfaatkan fenomena alam. Pada momentum ini, bayangan benda yang berdiri tegak lurus menunjukkan arah kiblat secara langsung sehingga memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi.

Di wilayah Indonesia bagian barat, fenomena ini terjadi sekitar pukul 16.27 WIB. Saat itu, bayangan yang dihasilkan dari tongkat atau benda yang tegak lurus menunjukkan arah kiblat secara tepat karena matahari berada tepat di atas Ka'bah.

Menurut Nedi metode ini dinilai lebih akurat dibandingkan penggunaan kompas maupun alat sejenis yang masih dipengaruhi medan magnet atau faktor teknis lain.

Karena memanfaatkan ketentuan alam yang telah ditetapkan Allah SWT, Rashdul Kiblat menjadi salah satu cara paling tepat untuk memverifikasi arah kiblat.

Ia menambahkan apabila hasil verifikasi menunjukkan arah kiblat bangunan masjid atau musala sedikit bergeser, penyesuaian tidak harus dilakukan dengan membongkar bangunan namun cukup menyesuaikan arah saf salat atau posisi karpet mengikuti hasil pengukuran terbaru.

"Kalau pergeserannya tidak terlalu jauh, cukup mengubah kemiringan saf atau karpet mengikuti arah bayangan saat Rashdul Kiblat. Jadi tidak harus mengubah bangunan masjid," jelasnya.

Nedi menekankan ketepatan arah kiblat memiliki peran penting dalam syariat Islam, baik untuk pelaksanaan salat maupun dalam proses pemakaman umat Islam. Karena itu, masyarakat diimbau memanfaatkan momentum Rashdul Kiblat yang hanya terjadi dua kali setiap tahun, yakni pada bulan Mei dan Juli.

Ia juga menjelaskan proses verifikasi dapat dilakukan secara sederhana di rumah dengan menggunakan tongkat yang dipastikan tegak lurus 90 derajat, permukaan rata serta dibantu alat seperti bandul atau waterpass agar hasil bayangan benar-benar akurat.

"Kuncinya adalah tongkat harus benar-benar tegak lurus dan diletakkan di permukaan yang rata. Jika persiapan benar, maka hasil bayangan akan menunjukkan arah kiblat dengan sangat akurat," katanya.

Kemenag Kabupaten Bekasi melalui kegiatan ini berharap masyarakat tidak hanya memverifikasi arah kiblat di masjid dan musala, tetapi juga di rumah masing-masing agar pelaksanaan ibadah salat semakin sesuai dengan tuntunan syariat.

  • Kabupaten Bekasi

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

LG UltraGear Native 1000Hz Segera Hadir di Indonesia

Impor Udang Vaname 120 Ton Lewat Kawasan Berikat, KKP Minta Industri Utamakan Produksi Lokal

D'Masiv Bikin Album Full Berbahasa Inggris, Beri Warna Baru bagi Massivers

Tapak Tumbuh Hadir di JIA Curated 2026, Ubah Jejak Bumi Menjadi Pengalaman Spasial

Waspada! Modus Paket Umrah di Bawah Rp26 Juta, Kemenhaj Ingatkan Jemaah Indikasi Penipuan

Dopamine Land Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hiburan Multisensori

Festival Pacu Jalur 2026 di Kuansing Dibuka Plt Gubernur Riau, Ini Jadwal Lengkapnya!

FLONA 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Pamerkan Kekayaan Flora-Fauna Nusantara

PLN Berhasil Pulihkan Keseluruhan Sistem Kelistrikan Flores Pasca Gempa M7,7

Pertamina Tambah Fasilitas Dermaga Jetty di Terminal BBM Manggis Bali, Amankan Pasokan BBM Bali-Nusra

PT KAI dan KCIC Gelar Program EduTrain bagi 81 Anak Panti Asuhan

Gubernur Pramono Lantik 7 Pejabat Eselon II DKI Jakarta, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

Satu Dekade EMOS Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital Indonesia

Pemkot Kembali Gelar Bandung Great Sale 2026

Bank Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia lewat GATF 2026, Bidik Transaksi Travel Nasabah

Pemkot Bandung Upayakan Akses Air Bersih bagi Warga Cihanja

Bareskrim Polri Ungkap 5 Kasus Perdagangan Orang dengan Modus Pengantin Pesanan

Pemkot Bandung Segera Tanam Kembali Pohon di Jalan RE Martadinata

Sequis Life Dorong Perempuan Wirausaha Perkuat Fondasi Finansial dan Jaringan Bisnis

MPR Tegaskan Hari Konstitusi Bukan Sekadar Seremonial

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.