Khofifah Minta Guru Maksimal Bimbing Pelajar Program ADEM Papua Jadi Generasi Unggul

Minggu, 12 Jul 2026, 14:48 WIB

MALANG - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meminta guru dan kepala sekolah maksimal membimbing 152 pelajar program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Papua 2026 selama menimba ilmu di provinsi itu hingga tumbuh menjadi generasi terbaik (unggul).

"Mereka adalah putra dan putri kita semua, sehingga tugas para kepala sekolah dan guru adalah membimbing mereka menjadi generasi terbaik, menjadi kebanggaan Indonesia dan Tanah Papua," kata Khofifah di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (127).

Ket. Foto: Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa di Kota Malang. — Sumber: antara foto

Data Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur merinci bahwa 152 pelajar, terdiri atas 15 siswa dari Papua Barat, 30 siswa dari Papua Tengah, 35 siswa dari Papua Selatan, 40 siswa dari Papua Pegunungan, dan 32 siswa dari Jayapura.

Ratusan pelajar di program ADEM ini adalah siswa dan siswi SMA dan SMK yang dikirimkan untuk belajar di berbagai sekolah di beberapa daerah Jawa Timur, yakni di Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Kediri, Kota Madiun, Kabupaten Tuban, Kabupaten Jember, Kabupaten Nganjuk, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Pasuruan.

Para siswa dijadwalkan mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (13/7).

Khofifah meminta kepada ratusan pelajar tersebut agar memaksimalkan kesempatan ini untuk memperkaya keilmuan dan pengalaman, sehingga bisa meraih cita-cita.

Kemudian, kata dia, siswa dan siswi harus mampu berkembang menjadi sosok profesional yang di masa depan akan menjadi penggerak pembangunan daerah dan negara.

"Cintai selalu Tanah Papua dan belajarlah dengan sungguh-sungguh di Jawa Timur, lalu pulang untuk membangun Papua dan menjaga Merah Putih. Papua maju, Indonesia semakin kuat," kata dia.

Sementara itu, Ketua Komite Eksekutif Otorita Percepatan Pembangunan Papua Velix Wanggai menyampaikan Jawa Timur mampu menunjukkan konsistensi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Papua melalui program ADEM.

Velix menyampaikan kesempatan yang didapatkan harus dimaksimalkan para pelajar, karena akan menjadi modal penting dalam mempersiapkan generasi muda Papua yang unggul dan berdaya saing.

Selain itu, Jawa Timur dinilainya tidak hanya memiliki keunggulan dalam kualitas pendidikan, tetapi punya kekayaan budaya dan nilai kebangsaan yang kuat, sehingga akan menambah pengalaman bagi seluruh peserta program ADEM.

"Anak-anak Papua yang belajar di sini tidak hanya mendapatkan ilmu di ruang kelas, tetapi juga dididik membangun karakter, mental, spiritual, wawasan kebangsaan, serta merasakan suasana budaya, persaudaraan, dan semangat pembangunan," kata Velix.

  • Khofifah
  • Program ADEM Papua
  • Generasi Unggul

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.