Sinner Versus Djokovic “Final” di Semifinal Wimbledon
Kamis, 09 Jul 2026, 06:53 WIBLONDON â Laga semifinal Wimbledon 2026 kembali menghadirkan pertandingan yang paling dinanti. Petenis nomor satu dunia Jannik Sinner akan berhadapan dengan Novak Djokovic dalam pertandingan yang mempertemukan juara bertahan melawan peraih tujuh gelar Wimbledon. Laga di Centre Court, Jumat (10/7), bukan sekadar perebutan tiket menuju final, tetapi juga babak terbaru dari persaingan dua generasi yang kini menjadi salah satu rivalitas terbesar di tenis putra. Ini layak disebut final dini.
Untuk tahun kedua secara beruntun sekaligus ketiga kalinya dalam empat edisi terakhir Wimbledon, Sinner dan Djokovic bertemu di semifinal. Rekor pertemuan keduanya juga semakin menarik. Sinner unggul tipis 6-5, namun pertemuan terakhir dimenangkan Djokovic saat semifinal Australia Open awal tahun ini melalui pertarungan lima set yang dramatis.
Sinner memastikan langkah ke empat besar setelah menyingkirkan petenis Jerman Jan-Lennard Struff dengan kemenangan meyakinkan 7-5, 7-6(4), 6-3. Meski sempat mendapat tekanan, terutama ketika menyelamatkan set point pada set kedua, petenis Italia itu tampil efektif lewat servis akurat dan konsistensi pukulan dari baseline.
Kemenangan tersebut membawa Sinner mencapai semifinal Grand Slam untuk ke-10 sepanjang kariernya. Sebagai juara bertahan Wimbledon, ia kembali memiliki peluang mempertahankan mahkota sekaligus memperkokoh posisinya sebagai petenis terbaik dunia.
Namun, tantangan terbesar menantinya datang dari Djokovic yang kembali menunjukkan mengapa dirinya masih menjadi salah satu petenis paling berbahaya di usia 39 tahun. Petenis Serbia itu lolos setelah memenangkan pertandingan perempat final terlama dalam sejarah Wimbledon. Djokovic mengalahkan unggulan ketiga Félix Auger-Aliassime dengan skor 7-6 (10), 3-6, 6-3, 6-7 (4), 7-6 (10-4) dalam duel yang berlangsung selama lima jam 15 menit.
Kemenangan tersebut menjaga peluang Djokovic menyamai rekor delapan gelar Wimbledon sekaligus memburu gelar Grand Slam ke-25 yang akan membuatnya berdiri sendiri sebagai pemilik gelar mayor terbanyak sepanjang sejarah. âRasanya luar biasa bisa menjadi bagian dari pertandingan epik yang berlangsung lebih dari lima jam. Ini salah satu pertandingan terbaik yang pernah saya mainkan di Wimbledon,â ujar Djokovic.
Dia mengakui pertandingan berlangsung sangat seimbang dan ditentukan oleh detail-detail kecil pada super tie-break set penentu. âFelix bermain pada level yang sangat tinggi. Saya memanfaatkan setiap peluang yang ada dan tetap bertahan di saat-saat sulit. Itu menjadi pembeda,â ucap Djokovic.
Atmosfer Centre Court, menurutnya, menjadi salah satu yang paling berkesan sepanjang kariernya. âPenonton berdiri memberikan dukungan, terutama pada 30 menit terakhir. Mereka tahu betapa istimewanya pertandingan ini,â jelasnya.
Pertama Gauff
Sementara itu, sejumlah hasil menarik juga mewarnai perempat final lainnya. Coco Gauff akhirnya menembus semifinal Wimbledon untuk pertama kali setelah bangkit mengalahkan sesama petenis Amerika Serikat Jessica Pegula 4-6, 6-3, 6-3. Gauff mengaku pencapaian tersebut terasa istimewa mengingat ia sempat tidak memenangi satu pun pertandingan di lapangan rumput selama dua tahun sebelum turnamen ini. ben/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Pecahkan Rekor Roger Federer, Djokovic Melaju Perempat Final Wimbledon
-
Bintang Kelahiran Australia Antar Persija Juara, Langsung OTW Dipanggil Timnas Indonesia!
-
Dancow Indonesia Cerdas Season 2 Masuki Seleksi Tingkat Provinsi DKI Jakarta dan Banten
-
Manchester United Mulai Perombakan Skuad Besar-besaran, Malacia Pergi Menyusul Casemiro dan Hojlund
-
Neuer Berpeluang Kembali Perkuat Jerman di Piala Dunia 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.