Menperin: Indonesia Perkuat Kemitraan Industri lewat Tujuh MoU INNOPROM 2026
Kamis, 09 Jul 2026, 15:00 WIBRUSSIA - Indonesia menandatangani tujuh nota kesepahaman di bidang industri pada ajang INNOPROM 2026 di Yekaterinburg, Russia. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kemitraan industri sekaligus membuka akses pasar ke kawasan Eurasia.
Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan Indonesia membawa agenda industri berfokus pada percepatan hilirisasi berbagai sektor strategis. Menurut dia, pemerintah juga optimistis memperdalam kemitraan teknologi dengan Russia serta mengintegrasikan manufaktur bernilai tambah tinggi ke pasar Eurasia.
"Indonesia membawa agenda industri yang tegas untuk mempercepat hilirisasi. Agenda tersebut mencakup mineral kritis, manufaktur maju, energi, ketahanan pangan, dan kawasan industri,â ujarnya pada acara Business Forum: RussiaâIndonesia Industrial Dialogue di Yekaterinburg, Russia, pada Selasa (7/7) lalu.
Forum bisnis Indonesia-Russia mengangkat tiga topik, yaitu proyek industri bersama, peluang investasi industri, serta mekanisme dukungan bagi eksportir. Menperin meyakini forum tersebut dapat menghasilkan kolaborasi yang saling menguntungkan bagi kedua negara.
"Saya yakin forum ini akan membawa kedua negara, khususnya sektor industri, berkolaborasi secara konkret. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui inisiasi proyek kerja sama yang saling menguntungkan dan berkelanjutan," kata dia.
Kinerja sektor industri pengolahan turut menjadi modal dalam memperkuat kerja sama tersebut. Pada triwulan I 2026, industri pengolahan tumbuh 5,04 persen, melampaui pertumbuhan periode sama tahun sebelumnya sebesar 4,55 persen.
Sektor industri pengolahan juga memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto nasional sebesar 19,07 persen atau senilai Rp1.179,62 triliun. Selain itu, sektor ini menyumbang 36,49 persen realisasi investasi nasional, senilai Rp182,04 triliun triwulan I 2026.
Hubungan ekonomi Indonesia dan Russia juga terus menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2025, perdagangan bilateral kedua negara mencapai USD4,8 miliar, di mana ekspor Indonesia ke Russia naik 7,5 persen. ils/I-1
- Menperin
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
BMKG Prakirakan Terdapat Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia pada Senin
-
Sidoarjo Catat 1.036 Janda Baru Hingga Bulan April
-
KPK Sebut Kepala Dinas Tulungagung Resah atas Pemerasan oleh Bupati
-
Pesilat dan Polres Madiun Tanam Jagung Bareng untuk Dukung Swasembada Pangan
-
Produksi ikan kering setelah Lebaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.